Cerita Prabowo Tak Bisa Kabur saat Bersama Tokoh Kopassus Ini di Proklamathon
Selasa, 17 Agustus 2021 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Danjen Kopassus ini menyebut, rute yang dilalui mulai dari Senayan, turun ke Soedirman, Thamrin melewati Harmoni, terus ke Kota, Stasiun Kota, kembali ke Gunung Sahari naik sampai ke Jatinegara, naik ke Kalibata, naik sampai kembali di Senayan. ”Saya pertama kali mengenal Pak Yunus Yosfiah dalam sebuah operasi di Timor Timur. Dalam operasi tersebut, Pak Yunus dengan pangkat Mayor menjabat sebagai Komandan Tim Khusus dengan nama sandi Nanggala 10,” ujarnya.
![Cerita Prabowo Tak Bisa Kabur saat Bersama Tokoh Kopassus Ini di Proklamathon]()
Dalam kepemimpinannya, kata Prabowo, Yunus Yosfiah selalu memberikan contoh. Filosofi ing ngarsa sung tulada atau memimpin dari depan benar-benar berlaku. Beban dalam ransel yang dibawa oleh beliau sama beratnya dengan anak buah. Untuk keperluan logistik selama 14 hari misalnya, masing-masing prajurit membawa 28 kaleng ransum T2, berat per 1 kaleng 300 gram sehingga semuanya sekitar 13 Kg. Belum termasuk peluru, pakaian cadangan dan lain-lain sehingga beban dalam ransel itu sekitar 18-20 Kg.
”Tindakan Pak Yunus ini nilainya lebih dari satu jam santiaji atau ceramah. Pemimpin kalau menanggung beban berat yang sama dengan anak buah, anak buah akan patuh dan setia. Jadi pemimpin tidak perlu bicara panjang lebar. Cukup memberikan teladan maka akan berdampak besar terhadap anak buah. Kesan yang saya rasakan dari kepemimpinan beliau juga adalah selalu tenang, tidak pernah panik, tidak pernah gugup,” ucapnya.
Karir Militer Letjen TNI Purn Yunus Yosfiah

Dalam kepemimpinannya, kata Prabowo, Yunus Yosfiah selalu memberikan contoh. Filosofi ing ngarsa sung tulada atau memimpin dari depan benar-benar berlaku. Beban dalam ransel yang dibawa oleh beliau sama beratnya dengan anak buah. Untuk keperluan logistik selama 14 hari misalnya, masing-masing prajurit membawa 28 kaleng ransum T2, berat per 1 kaleng 300 gram sehingga semuanya sekitar 13 Kg. Belum termasuk peluru, pakaian cadangan dan lain-lain sehingga beban dalam ransel itu sekitar 18-20 Kg.
”Tindakan Pak Yunus ini nilainya lebih dari satu jam santiaji atau ceramah. Pemimpin kalau menanggung beban berat yang sama dengan anak buah, anak buah akan patuh dan setia. Jadi pemimpin tidak perlu bicara panjang lebar. Cukup memberikan teladan maka akan berdampak besar terhadap anak buah. Kesan yang saya rasakan dari kepemimpinan beliau juga adalah selalu tenang, tidak pernah panik, tidak pernah gugup,” ucapnya.
Karir Militer Letjen TNI Purn Yunus Yosfiah
Lihat Juga :