Naskah Proklamasi Hanya Ditandatangani Soekarno dan Hatta, Begini Kisahnya
Selasa, 17 Agustus 2021 - 06:15 WIB
loading...
A
A
A
Kurator Museum Perumusan Naskah Proklamasi ( Munasprok ) Jaka Perbawa mengatakan, usul agar semua yang hadir ikut meneken Naskah Proklamasi terutama datang dari Hatta. "Biar mirip proklamasinya Amerika," kata Jaka kepada SINDOnews, Senin (16/8/2021).
Namun, rupanya usulan tersebut ditolak oleh kelompok muda yang hadir saat itu, seperti Soekarni dan Chaerul Saleh. Soekarni berpendapat, cukup dua orang saja yakni Soekarno dan Hatta yang menandatangani Naskah Proklamasi tersebut, atas nama rakyat Indonesia.
Baca juga: Sayuti Melik, Naskah Proklamasi, dan Mesin Tik Komandan Angkatan Laut Jerman
"Kelompok pemuda ini sih kasarnya lebih kepada nggak rela anggota PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang notabene bentukan Jepang ikut tanda tangan di situ. Bagi mereka nggak layak," ujar Jaka.
Pada akhirnya, usulan kelompok muda, dalam hal ini Soekarni, disetujui semua tokoh yang hadir kala itu. Soekarno dan Hatta pun meneken Naskah Proklamasi di atas piano yang ada di rumah Laksamana Maeda tersebut. Pagi harinya, pada pukul 10.00, Proklamasi dibacakan oleh Soekarno di Pegangsaan Timur 56 Jakarta.
Namun, rupanya usulan tersebut ditolak oleh kelompok muda yang hadir saat itu, seperti Soekarni dan Chaerul Saleh. Soekarni berpendapat, cukup dua orang saja yakni Soekarno dan Hatta yang menandatangani Naskah Proklamasi tersebut, atas nama rakyat Indonesia.
Baca juga: Sayuti Melik, Naskah Proklamasi, dan Mesin Tik Komandan Angkatan Laut Jerman
"Kelompok pemuda ini sih kasarnya lebih kepada nggak rela anggota PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang notabene bentukan Jepang ikut tanda tangan di situ. Bagi mereka nggak layak," ujar Jaka.
Pada akhirnya, usulan kelompok muda, dalam hal ini Soekarni, disetujui semua tokoh yang hadir kala itu. Soekarno dan Hatta pun meneken Naskah Proklamasi di atas piano yang ada di rumah Laksamana Maeda tersebut. Pagi harinya, pada pukul 10.00, Proklamasi dibacakan oleh Soekarno di Pegangsaan Timur 56 Jakarta.
(zik)
Lihat Juga :