Sambut 76 Tahun Kemerdekaan RI, PDIP: Spirit Pancasila Kunci Menuju Indonesia 2045

Minggu, 15 Agustus 2021 - 08:47 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Budiman Sudjatmiko dalam paparan materinya menjelaskan, dalam perkembangan inovasi dan teknologi 2045, masyarakat Indonesia harus menyadari bahwa kemajuan teknologi tidak hanya mengubah satu aspek, tetapi mampu mengubah seluruh aspek kehidupan umat manusia secara global melalui teknologi big data. “Harus ada rekayasa atomik, rekayasa persepsi dan rekayasa biologi,” ungkap Budiman.

Dikatakannya, rekayasa atomik berdampak pada populasi mesin meningkat dan menjadikan manusia memiliki waktu luang lebih fokus berinteraksi dengan ide dan empati. Kemudian rekayasa persepsi berimbas pada pola interaksi manusia yang semakin terkendali dan seragam. Hal ini meningkatkan kecerdasan kolektif menjaga eksistensi individu. “Sementara rekayasa biologi berdampak pada adanya potensi penyakit dan wabah baru, akan tetapi hal ini juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengendalikan diri dalam mengelola kesehatan secara kolektif dan efektif,” jelas Budiman.

Inisiator Gerakan Inovator 4.0 itu menilai, linimasa perkembangan teknologi dan dampak sosial budaya pada 2025-2045 adalah bahwa manusia akan menaklukkan waktu dan ruang. “Ketika semua terkoneksi dengan data (singularitas data) maka semua akan menuju penyeragaman. Pluralitas dan kebhinekaan semakin ditegakkan,” ungkap Budiman.

Maka, lanjutnya, ada sinkronasi revolusi dari zaman ke zaman seperti revolusi sosial, revolusi industri dan pandemi. Pandemi menjadi disrupsi, karena ia mengocok ulang semua tatanan global yang tidak seimbang antara manusia dan alam. Selain itu, Indonesia harus membangkitkan gairah kemajuan ekonomi berbasis pengetahuan, sebab menurut Budiman, Indonesia belum mampu mengonsolidasikan otak (brain) menuju brand yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sendiri.

“Kita belum mampu mengonsolidasikan secara serius kemampuan yang dimiliki oleh generasi muda Indonesia saat ini, sehingga kita hanya masih sebatas bangsa pengunduh, bukan sebagai bangsa pengunggah,” pungkas Budiman.

Webinar dihadiri oleh sekitar 500 orang peserta yang meliputi fungsionaris DPP PDIP, DPR RI dan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota dari Fraksi PDIP, jajaran pengurus DPD dan DPC PDIP, Badan dan Sayap Partai PDIP, kader dan simpatisan PDIP serta masyarakat umum. Hadir sebagai panitia webinar Sekretaris Balitpus PDIP Lukita Tuwo dan Wakil Sekretaris Balitpus PDIP Restu Hapsari. Dan mengakhiri acara, webinar ditutup oleh Ketua Dewan Ahli Balitpus PDIP Sonny Keraf.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Rekomendasi
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Berita Terkini
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved