Sejumlah Upaya Pemerintah Tangkal Bahaya Hoaks Corona dan Vaksinasi
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
"Ini sangat mengkhawatirkan. Ini tidak terjadi begitu saja tetapi terdesain atau disengaja untuk tujuan-tujuan supaya orang enggan divaksin dan mengakibatkan orang-orang terkena Covid dan ini yang paling kita khawatirkan," tambahnya.
Menurut pengamatan Usman Kansong, penyebaran hoaks biasanya masif ketika negara sedang mengalami krisis seperti saat ini, pemerintah sedang fokus untuk menyelesaikan masalah kesehatan yaitu keluar dari krisis pandemi Covid-19.
"Memang itu yang kita sebut infodemi. Biasanya hoaks-hoaks itu muncul ketika kita dalam situasi krisis, termasuk krisis kesehatan seperti sekarang atau krisis politik, pemilu misalnya. Ini memang tempat masuk yang subur buat hoaks. Jadi tiada lain kita musti mengantisipasinya," jelas Usman.
Usman menuturkan, dalam memerangi hoaks, Kominfo tidak bekerja sendirian, tetapi melibatkan lembaga lain dan peran serta masyarakat. Dia juga mengingatkan agar jangan mudah percaya begitu saja pada berita yang tidak jelas. Bahkan bekerja sama sangat diharapkan dalam memerangi hoaks.
"Tentu saja kalau sendirian, Kominfo tidak mampu. Kita juga melibatkan lembaga dan kementeriaan lain, bahkan kita melibatkan masyarakat, melibatkan anak-anak muda dan melibatkan media juga supaya upaya memerangi hoaks ini sukses. Ini sukses apabila kita memeranginya sama-sama, tidak bisa sendirian," tegas Usman.
Selain itu dia juga menegaskan, pihaknya akan melakukan upaya-upaya edukatif atau membuat kontranarasi ketika mendapati berita bohong. Namun, langkah hukum akan dilakukan terhadap pembuat dan penyebar hoaks yang masuk pada kategori pelanggaran sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku.
Menurut pengamatan Usman Kansong, penyebaran hoaks biasanya masif ketika negara sedang mengalami krisis seperti saat ini, pemerintah sedang fokus untuk menyelesaikan masalah kesehatan yaitu keluar dari krisis pandemi Covid-19.
"Memang itu yang kita sebut infodemi. Biasanya hoaks-hoaks itu muncul ketika kita dalam situasi krisis, termasuk krisis kesehatan seperti sekarang atau krisis politik, pemilu misalnya. Ini memang tempat masuk yang subur buat hoaks. Jadi tiada lain kita musti mengantisipasinya," jelas Usman.
Usman menuturkan, dalam memerangi hoaks, Kominfo tidak bekerja sendirian, tetapi melibatkan lembaga lain dan peran serta masyarakat. Dia juga mengingatkan agar jangan mudah percaya begitu saja pada berita yang tidak jelas. Bahkan bekerja sama sangat diharapkan dalam memerangi hoaks.
"Tentu saja kalau sendirian, Kominfo tidak mampu. Kita juga melibatkan lembaga dan kementeriaan lain, bahkan kita melibatkan masyarakat, melibatkan anak-anak muda dan melibatkan media juga supaya upaya memerangi hoaks ini sukses. Ini sukses apabila kita memeranginya sama-sama, tidak bisa sendirian," tegas Usman.
Selain itu dia juga menegaskan, pihaknya akan melakukan upaya-upaya edukatif atau membuat kontranarasi ketika mendapati berita bohong. Namun, langkah hukum akan dilakukan terhadap pembuat dan penyebar hoaks yang masuk pada kategori pelanggaran sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku.
Lihat Juga :