Mungkinkah PKS Usung Anies Baswedan di Pilpres daripada Salim Segaf?

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 14:58 WIB
loading...
Mungkinkah PKS Usung...
Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan dukungan partai politik itu sangat dinamis. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di berbagai survei belakangan ini seringkali teratas. Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan salah satu partai yang dekat dengan Anies Baswedan belakangan ini mendorong Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al-Jufri tampil di level kepemimpinan nasional.

Nah, melihat elektabilitas Anies yang acapkali di papan atas, mungkinkah akhirnya PKS mengusung Anies di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), kemudian mendorong Salim Segaf untuk kursi DKI-1?

Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan dukungan partai politik itu sangat dinamis. "Artinya soal dukungan partai itu semua kemungkinan bisa saja terjadi, bisa mengusung Anies dan bisa juga PKS mengusung yang kader sendiri," ujar Pangi kepada SINDOnews, Jumat (13/8/2021). Baca juga: PKS Diprediksi Akan Realistis dan Akhirnya Dukung Anies di Pilpres 2024

Menurut Pangi, biasanya partai politik itu tetap realistis, yakni mengusung dan mendukung calon yang berpotensi besar menang. "Kan enggak mungkin juga partai mengusung Capres yang kalah, semua partai ingin memenangkan pertarungan dan mengambil alih kekuasaan," tuturnya.

Sepengetahuan Pangi, tidak ada partai politik yang hanya meramaikan kontestasi, menjadi peserta penggembira atau calon hore. "Ceritanya partai tetap ingin memenangkan kontestasi elektoral dalam pilpres," ujarnya. Baca juga: PKS Calonkan Kader Sendiri di Pilpres 2024, Mungkinkah?

Pangi meyakini PKS tidak mau lagi jagoannya kalah. "Kan capek juga 10 tahun menjadi partai oposisi, partai kering dan puasa. Harus berkuasa tentu harus pintar-pintar memainkan desain strategi," ungkapnya.

Kemudian, kata dia, untuk bisa berkuasa harus mengusung dan mendukung Capres yang memiliki kans besar untuk menang. Nah, untuk mengukurnya, kata dia, bisa dengan melihat tren hasil survei. "Dalam konteks politik biasanya disebut bandwagon effect, gerombolan perilaku pemilih akan memilih capres yang bakal menang, ngapain memilih calon yang ternyata pada akhirnya nanti kalah," imbuhnya.

Dia memprediksi PKS tidak memikirkan menang atau kalah, asalkan mengusung kader sendiri. Sebab, PKS dinilai akan mendapatkan coat-tail effect atau efek ekor jas akibat konsekuensi Pemilu serentak pilpres dan pileg. "Otomatis partai yang mengusung kadernya mendapatkan berkah elektoral durian runtuh, kira-kira begitu," ungkapnya.

Namun, Pangi mengatakan umumnya sebuah partai politik akan memutuskan siapa jagoannya di pilpres dan mengenai koalisi di menit terakhir. "Atau last minute memutuskan calon presiden, ini biasanya juga strategi mengulur agar langkah politik tidak mudah dibaca tim lawan politik, agar tak mudah dipintas desain arsitektur kemenangan sama lawan tanding," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Berita Terkini
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved