Pos Indonesia Siap Distribusikan Bantuan Beras PPKM Tahap II
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 08:37 WIB
loading...
A
A
A
“Dalam kondisi memberlakukan PPKM, penyaluran atau distribusi bantuan dilakukan dengan sangat cepat dan harus tepat sasaran. Pos Indonesia menurunkan semua kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk mensukseskan program ini. Distribusi yang dilakukan pos mulai dari daerah kota sampai daerah rural atau penerima bantuan di desa terpencil, dan kepulauan dengan memanfaatkan jaringan PT Pos Indonesia (Persero),” ujar Faizal dalam konferensi pers Kick Off Distribusi Bantuan Beras PPKM Tahap II di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Kamis (12/8/2021).
Faizal menyebutkan pihaknya siap menyalurkan bantuan beras PPKM tahap kedua berdasarkan data yang didapat dari Kemensos. Setelahnya, PT Pos Indonesia akan menggunakan data tersebut untuk mencetak daftar nominatif (danom) untuk KPM yang berhak menerima bantuan beras.
Cara berikutnya, lanjut Faizal, PT Pos Indonesia juga bisa menyampaikan undangan tersebut secara langsung ke rumah-rumah calon penerima manfaat. "Karena ada beberapa penerima manfaat tersebut sudah sepuh, sudah tua. Sehingga tidak bisa datang ke lokasi seperti RT/RW tadi, sehingga kami salurkan langsung," kata Faizal.
Menyalurkan bansos di tengah PPKM, Faizal mengakui bahwa cara pembagian sangat ketat. Sejalan dengan itu, Pos Indonesia telah melakukan langkah-langkah antisipasi.
"Untuk menjaga protokol kesehatan, cara pembagian sangat ketat: di titik kumpul petugas dilengkapi dengan masker, face shield, glove, hand sanitizer. Semua petugas kami telah divaksinasi COVID-19. Karena di samping melindungi petugas juga untuk melindungi masyarakat sehingga kedua belah pihak aman,” jelas Faizal.
Faizal menyebutkan pihaknya siap menyalurkan bantuan beras PPKM tahap kedua berdasarkan data yang didapat dari Kemensos. Setelahnya, PT Pos Indonesia akan menggunakan data tersebut untuk mencetak daftar nominatif (danom) untuk KPM yang berhak menerima bantuan beras.
Cara berikutnya, lanjut Faizal, PT Pos Indonesia juga bisa menyampaikan undangan tersebut secara langsung ke rumah-rumah calon penerima manfaat. "Karena ada beberapa penerima manfaat tersebut sudah sepuh, sudah tua. Sehingga tidak bisa datang ke lokasi seperti RT/RW tadi, sehingga kami salurkan langsung," kata Faizal.
Menyalurkan bansos di tengah PPKM, Faizal mengakui bahwa cara pembagian sangat ketat. Sejalan dengan itu, Pos Indonesia telah melakukan langkah-langkah antisipasi.
"Untuk menjaga protokol kesehatan, cara pembagian sangat ketat: di titik kumpul petugas dilengkapi dengan masker, face shield, glove, hand sanitizer. Semua petugas kami telah divaksinasi COVID-19. Karena di samping melindungi petugas juga untuk melindungi masyarakat sehingga kedua belah pihak aman,” jelas Faizal.
Lihat Juga :