Rudy Tanoesoedibjo: DNR Corporation Siap Salurkan Bantuan Beras PPKM Tahap II

Kamis, 12 Agustus 2021 - 15:23 WIB
loading...
Rudy Tanoesoedibjo:...
Direktur Utama DNR Corproation Rudy Tanoesoedibjo menyatakan pihaknya siap menyalurkan bantuan beras PPKM tahan II untuk masyarakat terdampak Covid-19. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Melonjaknya wabah pandemi Covid-19 di Indonesia mendorong pemerintah mengambil langkah konkret dengan memberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah. Kebijakan tersebut bertujuan untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19 sekaligus menyelamatkan masyarakat dari ancaman wabah tersebut.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan mandat kepada Perum Bulog untuk melanjutkan penyaluran bantuan sosial (Bansos) beras PPKM Tahap II. Dimana pada tahap I penyaluran bansos beras telah selesai dan diterima langsung oleh masyarakat.

“Sebaga misi negara, Program Bantuan Beras PPKM adalah tugas yang harus diperjuangkan dengan ketulusan. Kami berjuang agar pelaksanannya berjalan baik, lancar, tepat kualitas dan tepat waktu serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini adalah misi negara bukan misi bisnis, jadi bagaimanapun harus sukses karena tujuannya membantu masyarakat yang susah,” Kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Kamis (12/8/2021). Baca juga: Bulog Salurkan Bansos Beras PPKM Tahap 2 untuk 8,8 Juta Keluarga

Perlu diketahui bahwa Penyaluran Bantuan Beras PPKM tahap II ini, diberikan kepada 8,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setelah sebelumnya berhasil melaksanakan tahap I kepada 20 juta keluarga penerima manfaat. Total keluarga penerima manfaat bantuan beras PPKM sebanyak 28,8 juta keluarga.

Pria yang akrab disapa Buwas itu menjelaskan, beras yang digunakan untuk Program Bantuan Beras PPKM ini berasal dari beras petani yang dibeli Bulog sesuai amanah dari Inpres No.5 Tahun 2015, selain itu, Bulog juga ditugaskan untuk menyimpan stok cadangan beras pemerintah yang berasal dari serapan petani sejumlah 1-1,5 juta ton. Baca juga: Main-main dengan Beras Bansos Saat PPKM, Buwas Siap Pecat Anak Buahnya

“Salah satu penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tersebut, yaitu untuk Program Bantuan Beras PPKM ini, kalau ini bisa tersalurkan, maka Bulog akan menyerap kembali beras hasil petani untuk menjaga stok CBP tadi, jadi ada multiplier effect nya program pemerintah ini,” kata Budi Waseso.

Agar penyaluran berjalan lancer, Perum Bulog bekerja sama dengan DNR Corporation sebagai pihak transporter dan juga PT Pos Indonesia sebagai mitra Bulog dalam menyalurkan bantuan sosial beras PPKM kepada masyarakat. Pada tahap I, DNR Corporation dipercaya dan telah menyukseskan penyaluran bansos beras tersebut di 15 provinsi di Indonesia meliputi Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tengara Barat, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua, dan juga Papua Barat.

Direktur Utama DNR Corproation Rudy Tanoesoedibjo menyatakan bansos beras yang tersalurkan dari Bulog tersebut dapat membantu proses pemenuhan kebutuhan masyarakat di kesehariannya pada masa diberlakukannya PPKM tersebut. “Kami berharap masyarakat dapat terbantu dengan adanya Bantuan Beras PPKM ini, proses penyaluran sampai dengan KPM telah selesai disalurkan oleh DNR Logistik selaku transporter, tentu saja terima kasih kami ucapkan kepada Dinas Sosial Kabupaten, para Pendamping PKH dan juga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) ditingkat Kabupaten maupun Kota,” ucap Rudy Tanoesoedibjo.

Keberhasilan DNR dalam proses penyaluran bantuan beras PPKM ini tentu tidak terlepas dari kerja sama yang baik dari semua pihak yang turut ikut terlibat untuk membantu masyarakat di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini. “Koordinasi dan kerja sama yang baik dengan semua elemen merupakan kunci keberhasilan kami menyelesaikan penyaluran BB PPKM 2021 tahap pertama ini. Pekerjaan tahap kedua sudah di depan mata dan kami berkomitmen pelaksanaannya akan lebih baik dari sebelumnya,” kata Rudy Tanoesoedibjo.

Untuk menyukseskan hal tersebut, DNR selaku pihak transporter sendiri juga menerjunkan berbagai SDM yang dimilikinya agar dapat melancarkan program pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial beras PPKM kepada para penerima.

“Kami mengerahkan hingga 7.000 orang di 15 provinsi untuk jutaan KPM. Kami punya komitmen satu, sesulit area yang harus delivered, asal bisa ke sana kami akan antar. Untuk tahap I dan tahap II ini menggunakan 40-50 pesawat carter untuk wilayah yang sulit agar bansos beras dapat diantarkan dengan baik. Digunakan juga sekitar 18.000-20.000 truk untuk menyalurkan bantuan dari Kementerian Sosial dan Perum Bulog ini. Bahkan hingga sepeda motor, gerobak, kuda hingga sapi juga dikerahkan agar bantuan beras tersebut dapat dikirimkan dengan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambah Rudy Tanoesodedibjo.

Tidak hanya menggunakan SDM yang ada, kesuksesan dari DNR dalam tahap I penyaluran Bantuan Sosial Beras PPKM ini juga ditopang dengan teknologi digital yang terintegrasi secara modern dan mengoneksikan SDM yang ada di lapangan dan juga di dalam command center DNR itu sendiri.

“Setiap data penerima dari Kementerian Sosial yang kami terima tentunya selalu cepat berubah. Untuk itu, DNR dalam menopang aktivitas penyaluran bansos beras ini juga menggunakan sistem teknologi digital yang terintegrasi secara menyeluruh agar data yang didapat bisa divalidasi dengan baik dan tidak ada kesalahan data di dalam proses penyalurannya tersebut sehingga masyarakat bisa mendapatkan bantuan beras tersebut secara langsung,” ujarnya.

Selaras dengan kesuksesan yang didapat pada penyalutan program Bantuan Sosial Beras PPKM Tahap I, DNR Corproation selalu siap melanjutkan pengiriman tahap II yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. “Lewat pengalaman kami yang telah menyukseskan penyaluran Bantuan Beras PPKM pada tahap I, DNR sebagai pihak transporter selalu siap untuk menyukseskan kembali penyaluran bantuan tersebut di tahap II dan ini merupakan komitmen kami untuk bersinergi bersama bagi bangsa,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
Kabar Baik! Bansos untuk...
Kabar Baik! Bansos untuk 18 Juta KPM Cair Pertengahan April 2026
18 Juta Penerima Bansos...
18 Juta Penerima Bansos Didorong Jadi Anggota Kopdes Merah Putih
PT Pos Sebut Realisasi...
PT Pos Sebut Realisasi BLT Capai 90%, Tambahan 3,2 Juta KPM Cair Hari Ini
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Rekomendasi
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved