Kader Taruna Merah Putih Dilatih Menulis dan Fotografi Jurnalistik
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Ia menilai, pelatihan ini juga sangat relevan untuk menjawab tantangan partai dari serangan para buzzer dan penyebar hoaks, serta untuk bisa melatih kader dalam menuangkan gagasan mereka.
Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual ini menghadirkan narasumber wartawan senior dan fotografer media, yaitu Monang Sinaga, Dewan Pengawas LKBN ANTARA dan Dikhy Sasra, Redaktur Pelaksana Detik.com. Selain itu, pelatihan ini juga melibatkan para mentor yang mendampingi peserta dalam agenda pelatihan tersebut yakni, Restu Hapsari Sekjen DPP Taruna Merah Putih, Nico Siahaan Ketua DPP Taruna Merah Putih Bidang Pemuda dan Pelajar, Yayan Sopyani Pemimpin Umum Majalah Online Genial, Maya Sofia Ketua DPP Taruna Merah Putih Bidang Perempuan dan Anak, dan Rolas Sitinjak Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi DKI Jakarta.
Baca juga: Covid-19 Melonjak, Taruna Merah Putih PDIP Bagikan Paket Penambah Imun
Terkait jurnalistik atau penulisan berita, Monang memaparkan, bahwa hal yang menjadi poin utama adalah memahami terlebih dahulu definisi sebuah berita, konten dan konteks atau peristiwa sehingga memiliki bobot nilai yang layak diberitakan.
"Pedoman dalam memberitakan sebuah peristiwa bahwa kejadian yang layak diberitakan jika memenuhi nilai berita, antara lain aktual, yakni terkini; faktual, yakni peristiwa nyata; penting, yakni punya ketokohan (prominence); berdampak (consequences); ada kaitannya dengan kepentingan umum; menarik, yakni menghibur, aneh/ganjil, memiliki kedekatan (proximity), human interest, seks, dan konflik," katanya.
Selain itu, Monang menegaskan, rumus yang paling mendasar dalam unsur berita adalah 5W + 1H, yaitu What, Who, When, Where, Why, dan How. Kemudian terkait jenis berita, setiap kader Taruna Merah Putih harus memahami tentang straight news, hard news, soft news, interpretative news, dan depth news.
Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual ini menghadirkan narasumber wartawan senior dan fotografer media, yaitu Monang Sinaga, Dewan Pengawas LKBN ANTARA dan Dikhy Sasra, Redaktur Pelaksana Detik.com. Selain itu, pelatihan ini juga melibatkan para mentor yang mendampingi peserta dalam agenda pelatihan tersebut yakni, Restu Hapsari Sekjen DPP Taruna Merah Putih, Nico Siahaan Ketua DPP Taruna Merah Putih Bidang Pemuda dan Pelajar, Yayan Sopyani Pemimpin Umum Majalah Online Genial, Maya Sofia Ketua DPP Taruna Merah Putih Bidang Perempuan dan Anak, dan Rolas Sitinjak Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi DKI Jakarta.
Baca juga: Covid-19 Melonjak, Taruna Merah Putih PDIP Bagikan Paket Penambah Imun
Terkait jurnalistik atau penulisan berita, Monang memaparkan, bahwa hal yang menjadi poin utama adalah memahami terlebih dahulu definisi sebuah berita, konten dan konteks atau peristiwa sehingga memiliki bobot nilai yang layak diberitakan.
"Pedoman dalam memberitakan sebuah peristiwa bahwa kejadian yang layak diberitakan jika memenuhi nilai berita, antara lain aktual, yakni terkini; faktual, yakni peristiwa nyata; penting, yakni punya ketokohan (prominence); berdampak (consequences); ada kaitannya dengan kepentingan umum; menarik, yakni menghibur, aneh/ganjil, memiliki kedekatan (proximity), human interest, seks, dan konflik," katanya.
Selain itu, Monang menegaskan, rumus yang paling mendasar dalam unsur berita adalah 5W + 1H, yaitu What, Who, When, Where, Why, dan How. Kemudian terkait jenis berita, setiap kader Taruna Merah Putih harus memahami tentang straight news, hard news, soft news, interpretative news, dan depth news.
Lihat Juga :