Penjelasan Menko PMK Terkait Beras Basah di Pandeglang

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 14:53 WIB
loading...
Penjelasan Menko PMK...
Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan tanggapan, tentang pemberitaan adanya beras bantuan yang basah di kelurahan Pandegalang, Banten, yang sempat ramai. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ) Muhadjir Effendy memberikan tanggapan, tentang pemberitaan adanya beras bantuan yang basah dan menggumpal di kelurahan Pandegalang, Banten, Kamis 5 Agustus 2021 yang sempat ramai.

Baca juga: Insiden Beras Bansos PPKM Menggumpal, Bulog Utus Tim ke Pandeglang

Dikatakan Muhadjir, pemerintah sudah melakukan langkah-langkah perbaikan yang cepat dan maksimal, berupa penarikan dan penggantian dengan beras yang berkualitas baik.

Baca juga: Beras Bantuan PPKM di Pandeglang Menggumpal, Ini Penjelasan Bulog

Hal ini dikatakan Menko PMK Muhadjir Effendy kepada wartawan di Pandeglang, Jumat (6/8/2021) yang juga didampingi Kepala Divisi Perawatan dan Pengendalian Mutu Perum Bulog beserta pimpinan PT Pos setempat dan aparat kepolisian serta Kodim.

"Bahwa ada pembagian beras bansos dalam rangka PPKM yang kurang baik, bahkan judulnya seru banget. Setelah saya cek di lapangan, ternyata sudah tidak ada masalah," kata Menko PMK Muhadjir.

Muhajir menjelaskan, setelah mendengarkan laporan kronologis dari PT Pos Indonesia, pihak BULOG dan Bupati, mengenai apa yang terjadi di Pandeglang, sudah bisa diketahui bahwa beras yang tidak bagus itu karena terkena hujan dan sudah disisihkan serta sudah diganti dengan beras yang baik oleh Pihak Bulog.

Sementara itu, Kepala Divisi Perawatan dan Pengendalian Mutu Perum Bulog, Etik Yulianti mengatakan, langkah-langkah perbaikan sudah dilakukan namun tetap akan kita evaluasi terus guna mencegah terjadinya hal-hal seperti ini terulang kembali.

Selanjutnya akan menjadi prosedur tetap dalam pola penanganan insiden serupa nantinya, termasuk jika terjadi insiden di situasi cuaca yang ekstrim dan daerah terpencil lainnya yang berisiko tinggi.

Untuk memastikan prosesnya, Etik Yulianti bahkan menyempatkan diri untuk menemui sejumlah warga penerima bantuan beras PPKM dan memintanya untuk memasak beras dari Bulog di tempat disaksikan banyak orang, termasuk Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati yang ikut terus dalam rombongan tim Bulog kantor Pusat Jakarta.

"Ini berasnya ibu, sudah dimasak silakan mencicipi. Enak rasanya, pulen," kata Ibu Ipah, warga Kelurahan Pandeglang.

Hal senada diakui warga lainnya, Ibu Titin, yang justru mengharapkan bisa tetap mendapatkan bantuan beras PPKM, terlebih di saat susah seperti sekarang.

Bupati Pandeglang Irna Narulita Dimyati mengatakan, sebetulnya kejadian ini merupakan insiden kecil yang dibesar-besarkan, karena sebetulnya kita berfokus pada solusi untuk menyelesaikan masalahnya.

Beruntung insiden ini bisa tertangani dengan cepat sehingga bisa selesai dengan cepat juga. "Saya sangat mendukung penanganan yang seperti ini, cepat dan tuntas," ujar Irna lagi.

Sebelumnya Menko PMK mendatangi kantor PT Pos Indonesia Cabang Pandeglang pada pukul 16.00 WIB, turut mendampingi Kepala Divisi Perawatan dan Pengendalian Mutu Perum Bulog, Bupati Pandeglang, Kepala dinas sosial setempat, Kejaksaan Tinggi, Kapolres, dan PT Pos Indonesia cabang Pandeglang. Rombongan kemudian mengunjungi mitra penggilingan Bulog, dan juga meninjau gudang Bulog serta memeriksa beras yang belum disalurkan PT. Pos Indonesia.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Muhadjir Effendy Penuhi...
Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK usai Minta Pemeriksaannya Ditunda
Ini Alasan KPK Ingin...
Ini Alasan KPK Ingin Periksa Muhadjir Effendy di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK Jadwal Ulang Periksa...
KPK Jadwal Ulang Periksa Muhadjir Effendy Jadi Saksi Kasus Kuota Haji
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Muhadjir Tegaskan Perbedaan...
Muhadjir Tegaskan Perbedaan Lebaran Muhammadiyah Bukan Bentuk Tak Taat Pemerintah
Menko PMK Imbau Daerah...
Menko PMK Imbau Daerah Standby 24 Jam Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Bangun Huntara di 10...
Bangun Huntara di 10 Kabupaten/Kota di Sumatera, Menko PMK: Penyiapan Lahan Jadi Tantangan
Cak Imin Fasilitasi...
Cak Imin Fasilitasi Kepulangan 99 Transmigran Korban Bencana Aceh ke Jawa
Pratikno: Akses Transportasi...
Pratikno: Akses Transportasi di Aceh-Sumatera Mulai Terhubung
Rekomendasi
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Berita Terkini
Kabar Duka, Sekjen AMSI...
Kabar Duka, Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia
Mitra Fahrudin Kantongi...
Mitra Fahrudin Kantongi Dukungan dari BM PAN DIY
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved