Hindari Penyalahgunaan, Verifikasi NIK Vaksinasi Covid-19 Pakai Data Dukcapil

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 16:00 WIB
loading...
Hindari Penyalahgunaan,...
Per hari ini, aplikasi milik Kemenkes, BPJS Kesehatan, dan Kemkominfo teritegrasi dengan data NIK milik dukcapil. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Vaksinasi Covid-19 resmi menggunakan data milik Dukcapil Kemendagri untuk verifikasi nomor induk kependudukan (NIK). Hal ini resmi berlaku setelah dilakukan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kemenkes, Kominfo, BPJS Kesehatan dengan Dukcapil Kemendagri.

“Saya ingin sampaikan tadi pagi kita sudah lakukan penandatangan kerja sama antara Kementerian Kominfo, Kemenkes dengan Dukcapil. Juga Kemenkes, BPJS dengan dukcapil. Ini adalah tanda tangan PKS untuk memanfatkan data base e-KTP khusunya NIK untuk jadi referensi utama dalam pelaksanaan vaksinasi,” kata Plt Dirjen Penyelengaraan Pos dan Informatika Kominfo Ismail saat konferensi pers, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Mutasi B.1.617 di India, Ilmuwan Pesemis dengan Vaksin Covid 19 yang Sudah Ada

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah mengatakan bahwa melalui kerjasama ini maka akan membuat pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan lebih baik dan akurat. Dia mengatakan dengan PKS ini maka aplikasi milik Kemenkes Smart Checking, Kominfo Peduli Lindungi, dan BPJS Kesehatan Pcare mulai hari ini terintegrasi dengan data Dukcapil.

“Mulai hari ini akan terintergrasi dengan data Dukcapil. Data NIK, data e-KTP dan data yang ada di kartu Keluarga. Ini akan menjadikan layanan publik di sektor pemberian vaksinasi akan berjalan lebih baik,” ungkapnya.

Zudan mengatakan jika sudah terintegrasi maka semua data yang masuk akan divalidasi dan diverifikasi oleh data dukcapil.

“Nah yang kemarin belum ada proses validasi dan proses verifikasi dengan data Dukcapil. Kalau pun NIK itu dimasukkan ketika NIK sudah masuk diulang baru dia terbaca di di sistem Smart Checking, aplikasi Peduli Lindungi maupun di PCare. Ketika NIKnya salah yang yg masih masuk saja karena belum ada validasi dan verifikasi berbasis data NIK,” jelasnya,

Baca juga: Sudah Divaksinasi Masih Bisa Tularkan Covid-19, Begini Caranya!

Sementara itu Sekjen Kemenkes Oscar Primadi berharap dengan kolaborasi ini akan membuat sistem satu data vaksinasi dapat berjalan dengan baik. Dia mengatakan bahwa untuk data sasaran vaksinasi dikelola pada sistem Smart Checking. Kemudian dalam hal pencatatan dan pelayanan vaksinasi dilakukan melalui aplikasi Pcare yang dimiliki BPJS kesehatan.

Data vaksinasi lalu dikirimkan ke aplikasi Peduli Lindungi yang dikembangkan oleh kominfo untuk penerbitan sertifikat vaksin digital. “Proses-proses ini adalah satu rangkaian proses bisnis yang sudah baku sudah kita lakukan,” ungkapnya.

Dia pun memastikan keamanan data pribadi milik masyarakat dalam proses vaksinasi ini. “Bahwa nanti bagaimana kita melaksanakan penyelmatan dan keamanan data sudah menjadi kewajiban bagi kami. Dan itu sudah tertuang di dalam PKS dengan juga Kominfo,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Adminduk:...
Revisi UU Adminduk: Cukup Satu Identitas Digital, Semua Layanan Publik Bisa Diakses
Luncurkan Program Satu...
Luncurkan Program Satu Data untuk Semua, Kemendagri: Agar Kebijakan Tepat Sasaran
Efisiensi Anggaran di...
Efisiensi Anggaran di Kemendagri, Ditjen Dukcapil dari Rp2,2 Triliun Menjadi Rp328 Miliar
Soal Nasib Hak Pilih...
Soal Nasib Hak Pilih Korban Erupsi Gunung Lewotobi di Pilkada 2024, Ini Saran Bawaslu
Wamendagri Minta Dukcapil...
Wamendagri Minta Dukcapil Jemput Bola ke Sekolah Data Pemilih Pemula
Dirjen Dukcapil: Data...
Dirjen Dukcapil: Data Tak Akurat Bisa Sebabkan Keputusan yang Salah
Ditjen Dukcapil Kemendagri...
Ditjen Dukcapil Kemendagri Percepat Pemulihan Layanan Adminduk di Aceh
Selalu Siaga, Kenali...
Selalu Siaga, Kenali dan Hindari Modus Penipuan Mengatasnamakan Dukcapil
BPR BPRS dan Dukcapil...
BPR BPRS dan Dukcapil Perkuat Digitalisasi hingga Perlindungan Data Pribadi
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Berita Terkini
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved