Turun 0,2%, Angka Testing Rate COVID-19 Indonesia 4,01 per 1.000 Penduduk
Rabu, 04 Agustus 2021 - 20:30 WIB
loading...
Jubir Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tirmidzi menuturkan bahwa angka testing rate Indonesia mengalami penurunan sebesar 0,2% dalam satu minggu terakhir. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Siti Nadia Tirmidzi menuturkan bahwa angka testing rate Indonesia mengalami penurunan sebesar 0,2% dalam satu minggu terakhir. Dimana pada pekan lalu tercatat di angka 4,03 per 1.000 orang.
"Kita lihat testing rate nasional saat ini berada pada angka 4,01 per 1.000 penduduk. Angka ini turun sedikit dibandingkan minggu lalu yang mencapai 4,03 per 1.000 penduduk," ujar Nadia dalam konferensi pers PPKM, Rabu (4/8/2021). Baca juga: 21 Juta Lebih Penduduk Indonesia Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap
Lebih lanjut Nadia memaparkan terdapat tiga provinsi yang belum mencapai target testing berstandar WHO, ketiganya adalah Lampung, Maluku, dan NTB. Adapun syarat testing rate yang ditetapkan WHO adalah 1 per 1.000 penduduk.
"Terkait testing rate masih ada tiga provinsi yang belum mencapai target testing yaitu Provinsi Lampung, NTB, dan Maluku," katanya.
Dia memastikan pemerintah terus memantau data pergerakan penduduk selama penerapan PPKM berlevel. Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan, terdapat peningkatan pergerakan masyarakat akibat adanya pelonggaran.
"Kita lihat testing rate nasional saat ini berada pada angka 4,01 per 1.000 penduduk. Angka ini turun sedikit dibandingkan minggu lalu yang mencapai 4,03 per 1.000 penduduk," ujar Nadia dalam konferensi pers PPKM, Rabu (4/8/2021). Baca juga: 21 Juta Lebih Penduduk Indonesia Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap
Lebih lanjut Nadia memaparkan terdapat tiga provinsi yang belum mencapai target testing berstandar WHO, ketiganya adalah Lampung, Maluku, dan NTB. Adapun syarat testing rate yang ditetapkan WHO adalah 1 per 1.000 penduduk.
"Terkait testing rate masih ada tiga provinsi yang belum mencapai target testing yaitu Provinsi Lampung, NTB, dan Maluku," katanya.
Dia memastikan pemerintah terus memantau data pergerakan penduduk selama penerapan PPKM berlevel. Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan, terdapat peningkatan pergerakan masyarakat akibat adanya pelonggaran.
Lihat Juga :