Megawati Resmikan Sistem Peringatan Dini, Hasto: Kader PDIP Seluruh Indonesia Segera Dilatih
Rabu, 04 Agustus 2021 - 18:19 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri meresmikan Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri meresmikan Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi. Sistem ini mendorong masyarakat Indonesia memiliki budaya mitigasi bencana alam yang rawan terjadi.
"Dengan ini secara resmi pengaktifan Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini saya buka dengan resmi," ujar Megawati. Baca juga: Megawati Ngaku Pernah Usul Jokowi Tetapkan Status Darurat untuk Kerawanan Bencana Alam
Megawati melakukannya di acara peluncuran Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi yang digelar DPP PDIP, dari Kantor Pusat PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (4/8/2021).
Presiden Kelima RI itu meminta semua pihak sadar untuk melakukan pencegahan sedini mungkin dampak bencana alam. Terutama merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang menyebutkan Ibu Kota Negara, Jakarta, akan tenggelam pada 10 tahun ke depan.
Dia mengingat pesan eks Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore bahwa solusi untuk menangani perubahan iklim global harus membutuhkan kerja sama semua negara. "Satu hal yang harus dilakukan agar disaster itu bisa diatasi, seluruh negara di dunia kompak menurunkan emisi karbon. Saling bekerja sama untuk mengurangi, mencegah," jelas Megawati.
Dia juga sering menyampaikan isu lingkungan hidup dan pemanasan global kepada Presiden Joko Widodo. Dia menyadari isu ini sangat sulit disampaikan kepada masyarakat. Namun, Ketua Dewan Pengarah BPIP itu mengaku tak bosan menyampaikannya kepada masyarakat.
"Jadi supaya didengarkan oleh warga PDI Perjuangan dimanapun mereka berada. Saya sekali lagi ingin mengatakan bahwa jangan hanya didengarkan, harus dilaksanakan," ucap Megawati.
"Dengan ini secara resmi pengaktifan Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini saya buka dengan resmi," ujar Megawati. Baca juga: Megawati Ngaku Pernah Usul Jokowi Tetapkan Status Darurat untuk Kerawanan Bencana Alam
Megawati melakukannya di acara peluncuran Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi yang digelar DPP PDIP, dari Kantor Pusat PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (4/8/2021).
Presiden Kelima RI itu meminta semua pihak sadar untuk melakukan pencegahan sedini mungkin dampak bencana alam. Terutama merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang menyebutkan Ibu Kota Negara, Jakarta, akan tenggelam pada 10 tahun ke depan.
Dia mengingat pesan eks Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore bahwa solusi untuk menangani perubahan iklim global harus membutuhkan kerja sama semua negara. "Satu hal yang harus dilakukan agar disaster itu bisa diatasi, seluruh negara di dunia kompak menurunkan emisi karbon. Saling bekerja sama untuk mengurangi, mencegah," jelas Megawati.
Dia juga sering menyampaikan isu lingkungan hidup dan pemanasan global kepada Presiden Joko Widodo. Dia menyadari isu ini sangat sulit disampaikan kepada masyarakat. Namun, Ketua Dewan Pengarah BPIP itu mengaku tak bosan menyampaikannya kepada masyarakat.
"Jadi supaya didengarkan oleh warga PDI Perjuangan dimanapun mereka berada. Saya sekali lagi ingin mengatakan bahwa jangan hanya didengarkan, harus dilaksanakan," ucap Megawati.
Lihat Juga :