Soal Pengecatan Ulang Pesawat Kepresidenan, Komisi II Akan Dalami di RDP

Selasa, 03 Agustus 2021 - 15:15 WIB
loading...
Soal Pengecatan Ulang...
Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, semua anggaran negara lebih baik difokuskan untuk penanganan pandemi COVID-19 dan pengecatan pesawat tidak prioritas untuk saat ini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) , Heru Budi Hartono membenarkan kabar bahwa pihaknya melakukan pengecatan ulang pesawat kepresidena n. Pengecatan Pesawat BBJ 2 ini sudah direncanakan sejak tahun 2019 karena bertepatan dengan perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun 2020, di mana poses pengecatan sendiri merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ.

Heru Budi berkilah, anggarannya sudah dialokasikan Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) sejak 2019 dalam APBN. Namun, hal ini tidak meredam beragam kritik dari sejumlah pihak. Baca juga: DPR Nilai Biaya Pengecatan Ulang Pesawat Kepresidenan Mending Dibelikan Beras

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengatakan, semua anggaran negara lebih baik difokuskan untuk penanganan pandemi COVID-19 di Tanah Air dan pengecatan pesawat ini tidak prioritas untuk saat ini.

“Pertama, semua anggaran fokus untuk penangan COVID-19. Kedua, mengecat pesawat tidak prioritas saat ini,” ujar Mardani saat dihubungi, Selasa (3/8/2021).

Karena pengecatan pesawat ini dialokasikan di bawah Setneg, kata Ketua DPP PKS ini, Komisi II DPR sebagai mitra kerja akan mendalami fakta tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam waktu dekat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Istana soal Polemik...
Istana soal Polemik 1.098 Sapi Kurban Presiden: Bantuan Pemerintah ke Masyarakat
Prabowo 5 Kali Kunjungi...
Prabowo 5 Kali Kunjungi Daerah Bencana, Istana: Ingin Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat
Terima Kunjungan Komisi...
Terima Kunjungan Komisi II DPR, Bupati Sambas Satono Dorong Otonomi Daerah Perbatasan
6.118 Personel Gabungan...
6.118 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Demo di Istana dan Gedung DPR
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved