Ketua DPR Minta Aparat Tindak Tegas Mafia Obat Terapi COVID-19
Sabtu, 31 Juli 2021 - 20:58 WIB
loading...
Ketua DPR RI, Puan Maharani mengutuk praktik mafia obat terlebih untuk obat terapi COVID-19. Dia meminta pemerintah memastikan ketersediaan obat dan harga yang wajar. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani mengutuk praktik mafia obat terlebih untuk obat terapi COVID-19 . Dia meminta pemerintah memastikan ketersediaan obat dan harga yang wajar.
“Di mana empati ketika orang sakit masih harus membayar harga mahal dan obat ditimbun demi keuntungan ekonomi? Tindak tegas semua mafia obat,” ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/7/2021). Baca juga: Masyarakat hingga Pejabat Kota Apresiasi Aksi Jemput Bola Vaksinasi Covid-19
Puan Maharani mengapresiasi sejumlah upaya yang mengungkap aksi penimbunan obat COVID-19 berikut tindakan tegas dari aparat. Dia meminta temuan-temuan itu ditindaklanjuti dengan mengurai jaringan di baliknya.
Kesehatan dikatakan adalah salah satu mandat paling mendasar yang harus dijamin oleh negara. Oleh sebab itu negara harus benar-benar hadir dan memberi perlindungan, termasuk dengan menyediakan akses dan layanan kesehatan yang berkualitas, termasuk jaminan ketersediaan obat yang ampuh dan terjangkau.
“Perbanyak pula riset di dalam negeri untuk penyediaan obat, termasuk obat terapi untuk COVID-19. Dorong industri nasional untuk menggeluti bidang ini juga. Pangkas jalur-jalur birokrasi dan distribusi yang bisa menjadi celah bagi mafia bermain di situ,” kata Puan.
Lebih lanjut perihal harga eceran tertinggi (HET) untuk obat-obatan terapi COVID-19 sudah diatur lewat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021. Ia meminta aturan ini benar-benar dikawal dan menjadi patokan harga obat terapi COVID-19.
“Harus ada tindakan tegas untuk memastikan HET obat terapi COVID-19 ini berlaku nyata. Ketersediaan harus dijamin sehingga harga juga terkendali sesuai ketentuan HET,” jelas Puan.
“Di mana empati ketika orang sakit masih harus membayar harga mahal dan obat ditimbun demi keuntungan ekonomi? Tindak tegas semua mafia obat,” ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/7/2021). Baca juga: Masyarakat hingga Pejabat Kota Apresiasi Aksi Jemput Bola Vaksinasi Covid-19
Puan Maharani mengapresiasi sejumlah upaya yang mengungkap aksi penimbunan obat COVID-19 berikut tindakan tegas dari aparat. Dia meminta temuan-temuan itu ditindaklanjuti dengan mengurai jaringan di baliknya.
Kesehatan dikatakan adalah salah satu mandat paling mendasar yang harus dijamin oleh negara. Oleh sebab itu negara harus benar-benar hadir dan memberi perlindungan, termasuk dengan menyediakan akses dan layanan kesehatan yang berkualitas, termasuk jaminan ketersediaan obat yang ampuh dan terjangkau.
“Perbanyak pula riset di dalam negeri untuk penyediaan obat, termasuk obat terapi untuk COVID-19. Dorong industri nasional untuk menggeluti bidang ini juga. Pangkas jalur-jalur birokrasi dan distribusi yang bisa menjadi celah bagi mafia bermain di situ,” kata Puan.
Lebih lanjut perihal harga eceran tertinggi (HET) untuk obat-obatan terapi COVID-19 sudah diatur lewat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021. Ia meminta aturan ini benar-benar dikawal dan menjadi patokan harga obat terapi COVID-19.
“Harus ada tindakan tegas untuk memastikan HET obat terapi COVID-19 ini berlaku nyata. Ketersediaan harus dijamin sehingga harga juga terkendali sesuai ketentuan HET,” jelas Puan.
Lihat Juga :