Politikus Demokrat Desak Kapolri Tindaklanjuti Kasus Rafael Malalangi
Jum'at, 30 Juli 2021 - 13:35 WIB
loading...
Christofel Tumalun, meminta keadilan setelah nama anaknya Rafael Malalangi yang diumumkan lulus tiba-tiba raib dari daftar siswa calon Bintara Polri 2021. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Video yang berisi curahan hati Christofel Tumalun, orang tua salah satu siswa calon Bintara Polri 2021 asal Minahasa Selatan, Sulawesi Utara menjadi viral. Dia menceritakan, anaknya, Rafael Malalangi mendadak gugur sebagai calon Bintara Polri 2021.
Padahal, saat pengumuman yang disiarkan live streaming dan disaksikan seluruh masyarakat Desa Pinapalangkow, nama anaknya dinyatakan lulus. Christofel meminta keadilan dan bantuan Presiden Joko Widodo serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengatakan bahwa masalah ini menjadi bagian dari potret transparansi, profesionalitas dan akuntabilitas Polri dalam melakukan rekrutmen anggota. Karena itu, kapolri harus menindaklanjuti informasi tersebut.
"Kapolri harus segera menindak lanjuti Informasi seperti ini. Harus segera dipastikan fakta dan kebenarannya. Jika benar-benar terjadi kesalahan dan bahkan kesengajaan, tidak ada cara lain bagi kepolisian kecuali melakukan perbaikan dan menertibkan anggotanya yang terindikasi tidak profesional," kata Didik saat dihubungi, Jumat (30/7/2021).
Baca juga: Anggota DPD RI Minta Kasus Calon Bintara Rafael Malalangi Ditelusuri
Menurut Didik, persoalan ini cukup serius karena terkait dengan institusi Polri, ini juga menyangkut integritas institusi Polri dan kepercayaan publik.
"Juga tentang hak setiap warga negara untuk mendapat perlakukan yang sama tanpa membeda-bedakan anak siapa dan lewat jalan mana," imbuhnya.
Padahal, saat pengumuman yang disiarkan live streaming dan disaksikan seluruh masyarakat Desa Pinapalangkow, nama anaknya dinyatakan lulus. Christofel meminta keadilan dan bantuan Presiden Joko Widodo serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengatakan bahwa masalah ini menjadi bagian dari potret transparansi, profesionalitas dan akuntabilitas Polri dalam melakukan rekrutmen anggota. Karena itu, kapolri harus menindaklanjuti informasi tersebut.
"Kapolri harus segera menindak lanjuti Informasi seperti ini. Harus segera dipastikan fakta dan kebenarannya. Jika benar-benar terjadi kesalahan dan bahkan kesengajaan, tidak ada cara lain bagi kepolisian kecuali melakukan perbaikan dan menertibkan anggotanya yang terindikasi tidak profesional," kata Didik saat dihubungi, Jumat (30/7/2021).
Baca juga: Anggota DPD RI Minta Kasus Calon Bintara Rafael Malalangi Ditelusuri
Menurut Didik, persoalan ini cukup serius karena terkait dengan institusi Polri, ini juga menyangkut integritas institusi Polri dan kepercayaan publik.
"Juga tentang hak setiap warga negara untuk mendapat perlakukan yang sama tanpa membeda-bedakan anak siapa dan lewat jalan mana," imbuhnya.
Lihat Juga :