Politikus Demokrat Desak Kapolri Tindaklanjuti Kasus Rafael Malalangi
Jum'at, 30 Juli 2021 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Didik melihat, tidak bisa dinafikan bahwa di level masyarakat tertentu masih punya anggapan adanya potensi kolusi dan nepotisme dalam rekrutmen anggota kepolisian. Meskipun, ia yakin melalui reformasi kepolisian, Polri terus berbenah. Polri harus mampu meyakinkan masyarakat terkait transparansi, profesionalitas dan akuntabilitas kepolisian agar masyarakat tidak menjadi korban praktik-praktik penyimpangan oknum dalam setiap pelayanan Polri termasuk rekrutmen anggota kepolisian.
Baca juga: Rafael Lulus Tes Bintara Polri Tapi Namanya Hilang, Hillary Lasut: Ini Ada Apa?
Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat ini berharap, seiring transformasi Polri yang terus berjalan ini, Polri harus terus memastikan kultur anggota kepolisian dan polri ini benar-benar mampu mendapatkan kepercayaan masyarakat seutuhnya. Melalui pelayanan yang semakin transparan, mudah, profesional dan akuntabel, serta penertiban setiap oknum yang ingin mengambil keuntungan dari pelayanan Polri.
"Mudah-mudahan trust publik bisa lebih diperkuat lagi. Sehingga dengan demikian tidak terjadi lagi adanya subjektifitas masyarakat terhadap setiap tindakan dan keputusan Polri," harapnya.
"Idealnya kedepan Polisi harus mampu menempatkan dirinya di hati masyarakat, menjadi sahabat masyarakat, dan itu bisa terwujud jika anggota Polri mampu membangun budaya yang jujur dan dekat dalam melayani masyarakat," pungkas Didik.
Baca juga: Rafael Lulus Tes Bintara Polri Tapi Namanya Hilang, Hillary Lasut: Ini Ada Apa?
Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat ini berharap, seiring transformasi Polri yang terus berjalan ini, Polri harus terus memastikan kultur anggota kepolisian dan polri ini benar-benar mampu mendapatkan kepercayaan masyarakat seutuhnya. Melalui pelayanan yang semakin transparan, mudah, profesional dan akuntabel, serta penertiban setiap oknum yang ingin mengambil keuntungan dari pelayanan Polri.
"Mudah-mudahan trust publik bisa lebih diperkuat lagi. Sehingga dengan demikian tidak terjadi lagi adanya subjektifitas masyarakat terhadap setiap tindakan dan keputusan Polri," harapnya.
"Idealnya kedepan Polisi harus mampu menempatkan dirinya di hati masyarakat, menjadi sahabat masyarakat, dan itu bisa terwujud jika anggota Polri mampu membangun budaya yang jujur dan dekat dalam melayani masyarakat," pungkas Didik.
(muh)
Lihat Juga :