Muhammadiyah DIY: Agama Baha'i Tidak Diakui Keberadaannya

Kamis, 29 Juli 2021 - 13:08 WIB
loading...
Muhammadiyah DIY: Agama...
Tempat ibadah unat Bahai di Amerika Utara. Tempat ini mulai dibangun pada 1912 dan selesai pada 1953. FOTO/DOK.transindiatravels.com
A A A
JAKARTA - Ucapan selamat hari raya Naw-Ruz 178 EB ke komunitas Baha'i oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mendapat kritikan. Sebab, Baha'i merupakan agama yang tidak diakui di Indonesia.

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta, Suwandi Danu Subroto mengatakan bahwa agama yang diakui oleh Indonesia itu Islam, Khatolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Kong Hu Chu.

"Agama Baha'i tidak diakui keberadaannya, sehingga ketika Menag mengucapkan selamat Hari Raya kepada agama Baha'i, berarti telah melakukan sesuatu di luar tugas pokok dan fungsinya," kata Suwandi Danu Subroto kepada SINDOnews, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Mengenal Agama Baha'i yang Diberikan Ucapan Selamat oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas

Adapun ucapan selamat dari Yaqut Cholil Qoumas itu diketahui dari video yang diunggah di akun YouTube Baha'i Indonesia pada 26 Maret 2021. "Itu indikator Menag telah hilang sikap kenegarawan dan kedewasaannya. Yang akan berimplikasi menurunnya kohesifitas antarumat beragama yang diakui negara," kata Suwandi.

Karena, menurut dia, sikap Menag itu bisa diartikan memberi pelayanan dan perlakuan yang sama terhadap agama yang diakui oleh negara. "Sehingga pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap keberadaan Menag yang tidak menciptakan angin sejuk dalam kehidupan agama di Indonesia," katanya.

Baca juga: Ucapan Selamat Hari Raya Baha'i Menteri Agama yang Bikin Heboh
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yaqut Segera Disidang...
Gus Yaqut Segera Disidang terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Siap Hadapi Persidangan,...
Siap Hadapi Persidangan, Gus Yaqut: Ungkap Mana yang Benar dan Salah
Jelang Pelimpahan Berkas,...
Jelang Pelimpahan Berkas, Gus Yaqut: Semoga Kebenaran Terungkap
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
Rekomendasi
Microdrama China Time...
Microdrama China Time Traveling Terbaru di V+Short, Prince's Rules Broken?! Wajib Masuk Watchlist
Jelang Pendaftaran TKA...
Jelang Pendaftaran TKA 2026, Ini Hak dan Kewajiban Peserta SMA Sederajat
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
Berita Terkini
6 Kandidat Calon Ketua...
6 Kandidat Calon Ketua Umum PB SEMMI Periode 20262029 Resmi Ditetapkan
KAEF Siapkan Ekosistem...
KAEF Siapkan Ekosistem Terintegrasi, Perkuat Misi Indonesia Bebas TB pada 2030
Mendagri Ingatkan Kepala...
Mendagri Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Roy Suryo Klaim Tak...
Roy Suryo Klaim Tak Rusak Dokumen Ijazah Jokowi: Sampai Sekarang Masih Bisa Diakses Publik
LPSK Tolak Justice Collaborator...
LPSK Tolak Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG, Ini Alasannya
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved