Pengamat Militer: Tindakan Arogan Oknum TNI AU di Papua Jangan Digeneralisasi

Kamis, 29 Juli 2021 - 10:14 WIB
loading...
Pengamat Militer: Tindakan...
Tindakan arogan yang dilakukan oleh dua oknum anggota TNI AU di Merauke, Papua kepada Orang Asli Papua (OAP) tidak digeneralisasi kepada perilaku aparat lainnya di Tanah Papua. FOTO/TANGKAPAN LAYAR VIDEO
A A A
JAKARTA - Pengamat Pertahanan dan Keamanan, Mufti Makarim menilai tindakan arogan yang dilakukan oleh dua oknum anggota TNI AU di Merauke, Papua kepada Orang Asli Papua (OAP) tidak digeneralisasi kepada perilaku aparat lainnya di Tanah Papua. Pasalnya kerap muncul narasi di kalangan netizen yang melihat banyak aksi kekerasan terhadap Orang Asli Papua oleh aparat.

"Kita melihat fakta peristiwa yang kita pegang, bukan berasumsi tanpa data atau berbasis opini. Mayoritas aparat yang bertugas sudah profesional, kasus-kasus oleh oknum tidak bisa digunakan untuk generalisasi," kata Mufti Makarim ketika dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Kamis (29/7/2021).

Menurutnya, premis dan narasi yang beredar di kalangan netizen perlu dicek, apa betul sering terjadi kekerasan terhadap OAP oleh aparat dan seperti apa sebaiknya yang dilakukan oleh aparat setempat.

Baca juga: Proses Hukum Prajurit TNI AU yang Injak Kepala Warga Papua Harus Transparan

Perihal munculnya tagar #PapuanLivesMatter di sosial media yang mengingatkan khalayak terhadap perlakuan kekerasan oleh kepolisian di Amerika Serikat terhadap warga kulit hitam dengan tagar #BlackLivesMatter, dirinya meminta masyarakat mengikuti proses hukum terhadap kedua oknum anggota TNI AU tersebut.

"Yang penting negara punya komitmen menindak. Bahkan Kastaf Kepresidenan mengecam tindakan kekerasan ini. Saya kira berita tentang kominten tersebut sudah banyak, kita sama-sama ikuti prosesnya," ujar Mufti Makarim.

Sejauh ini, dia berpendapat apa yang dilakukan oleh pimpinan TNI sudah cukup baik dan harus dilanjutkan proses hukum terhadap kedua oknum anggota TNI AU tersebut.

Baca juga: Gubernur Papua: Masyarakat Tenang, Ini Pembelajaran untuk Aparat Penegak Hukum

"Sejauh ini sudah ada gakkum dari TNI AU, bahkan Panglima TNI meminta pencopotan Danlanud (Merauke). Sedangkan yang bersangkutan (kedua oknum anggota TNI AU) saat ini sedang menjalani proses hukum. Proses hukumnya prinsipnya tidak boleh ada pembiaran, dan TNI sudah berkomitmen menegakkan hukum," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved