Moeldoko dan Fadli Zon Akan Akhiri Dualisme di HKTI

Kamis, 28 Mei 2020 - 13:23 WIB
loading...
Moeldoko dan Fadli Zon...
Namun permasalahan ini akan segera berakhir. Sebab dua ketua umum HKTI, Moeldoko dan Fadli Zon, telah sepakat untuk menyatukan kembali organisasi HKTI. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam 10 tahun terakhir, dualisme kepemimpinan terjadi di tubuh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Namun permasalahan ini akan segera berakhir. Sebab dua ketua umum HKTI, Moeldoko dan Fadli Zon, telah sepakat untuk menyatukan kembali organisasi ini.

(Baca juga: HKTI Desak Pemerintah Tingkatkan Kepedulian Pada Petani)

Rencana penyatuan kembali HKTI ini dibenarkan Fadli Zon. Menurutnya, ia dan Moeldoko telah berdikusi dan berdialog membahas tentang reunifikasi HKTI. Dijelaskannya, reunifikasi adalah proses penyatuan kembali. Untuk mendukungnya, akan dibentuk tim kerja.

"Sudah diskusi dan dialog dengan Pak Moeldoko tentang reunifikasi HKTI yang 10 tahun terpisah. Kita segera dibentuk tim kerja untuk penyatuan dua organisasi petani HKTI," kata Fadli Zon, Kamis (28/5/2020).

Islah antara dua ketua umum diharapkan bisa berdampak baik, tidak hanya untuk HKTI, tetapi juga untuk para petani dan masyarakat Indonesia. Fadli Zon pun berharap, langkah ini dapat memajukan da memperkuat kehidupan petani Indonesia.

Dualisme kepengurusan HKTI bermula dari konflik antara Prabowo Subianto dengan Oesman Sapta Odang. Proses dualisme ini sampai ke Mahkamah Agung (MA). Keputusan kasasi Mahkamah Agung (MA) menyatakan Prabowo resmi sebagai Ketua Umum HKTI periode 2010-2015.

Tapi, Oesman tetap mengkalim diri sebagai pimpinan HKTI. Pemisahan ini terus berlanjut ketika Prabowo memberikan mandat kepada Fadli Zon sebagai ketua umum dan Oesma Sapta memberikan amanat HKTI ke Moeldoko.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Diaspora Indonesia Gelar...
Diaspora Indonesia Gelar Konser Kemanusiaan di London untuk Korban Banjir Sumatera
Gelar Anugerah Kebudayaan...
Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025, Fadli Zon: Pengakuan Negara Atas Kerja Budaya
Kementerian Kebudayaan...
Kementerian Kebudayaan Tetapkan 85 Cagar Budaya Peringkat Nasional 2025
Buku Sejarah Indonesia...
Buku Sejarah Indonesia 2025 Diluncurkan, Fadli Zon: Dari Prasejarah hingga Reformasi
Soft Launching Buku...
Soft Launching Buku Sejarah Indonesia, Momentum Merawat Memori Kolektif Bangsa
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Berbagi Daging Kurban...
Berbagi Daging Kurban ke Panti Asuhan Tebet, AYP: HKTI Ingin Generasi Penerus Bangsa Selalu Sehat
Jalankan Pesan Prabowo,...
Jalankan Pesan Prabowo, Dapur MBG Kagungan Ratu Berdayakan Kelompok Wani Tani
Rekomendasi
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Berita Terkini
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved