KSAL Ungkap Vaksinasi ABK Kapal dengan Metode Ship to Ship
Selasa, 27 Juli 2021 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Adapun TNI AL mengerahkan sebanyak 10 unit kapal dari berbagai pihak. Dengan rincian yakni, 1 KAL, 1 Patroli Keamanan Maritim (Patkamla), 3 Kapal Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta 5 unit perahu karet Korps Marinir TNI AL diperbantukan dalam misi ini untuk mendatangi kapal-kapal yang sedang lego jangkar.
Baca juga: KSAL Ancam Pecat Taruna/Taruni yang Terbukti LGBT
Yudo mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut merupakan program dari TNI AL yang berhasil digelar dari Sabang sampai Merauke. Adapun sasaran yakni pelabuhan-pelabuhan, Pelabuhan perikanan, masyarakat pesisir, terpencil dan juga kapal-kapal yang sedang beroperasi.
Yudo juga memastikan vaksinasi tersebut akan terus dilakukan dengan pengerahan personel dan seluruh kekuatan yang ada. Hal ini menyusul di kawasan Cilegon sendiri yang baru tervaksin sebanyak 18 persen.
"Nantinya akan kita lanjutkan, tidak disini saja, dengan mengerahkan personel TNI AL, gabungan Marinir dengan TNI-Polri dan juga KKP serta Koarmada I dan Lantamal, karena disini baru 18 persen," tegasnya
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa serbuan vaksin yang dilakukan oleh TNI AL adalah satu contoh yang baik dimana pelaksanaan sangat sempurna. Budi menambahkan hal yang senada, dimana Cilegon sebagai daerah merah baru tervaksin sekitar 18 persen sehingga harus ditingkatkan paling tidak menjadi 60 persen.
Baca juga: KSAL Ancam Pecat Taruna/Taruni yang Terbukti LGBT
Yudo mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut merupakan program dari TNI AL yang berhasil digelar dari Sabang sampai Merauke. Adapun sasaran yakni pelabuhan-pelabuhan, Pelabuhan perikanan, masyarakat pesisir, terpencil dan juga kapal-kapal yang sedang beroperasi.
Yudo juga memastikan vaksinasi tersebut akan terus dilakukan dengan pengerahan personel dan seluruh kekuatan yang ada. Hal ini menyusul di kawasan Cilegon sendiri yang baru tervaksin sebanyak 18 persen.
"Nantinya akan kita lanjutkan, tidak disini saja, dengan mengerahkan personel TNI AL, gabungan Marinir dengan TNI-Polri dan juga KKP serta Koarmada I dan Lantamal, karena disini baru 18 persen," tegasnya
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa serbuan vaksin yang dilakukan oleh TNI AL adalah satu contoh yang baik dimana pelaksanaan sangat sempurna. Budi menambahkan hal yang senada, dimana Cilegon sebagai daerah merah baru tervaksin sekitar 18 persen sehingga harus ditingkatkan paling tidak menjadi 60 persen.
Lihat Juga :