Semua Negara Dinilai Tengah Kesulitan Menangani Pandemi Corona

Minggu, 25 Juli 2021 - 09:52 WIB
loading...
Semua Negara Dinilai...
Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menjelaskan, bahwa semua negara manapun di dunia kesulitan menangani pandemi virus Corona (Covid-19). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menjelaskan, negara manapun di dunia kesulitan menangani pandemi virus Corona (Covid-19). Sementara kondisi Indonesia semakin sulit karena banyak yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Baca juga: Penularan Corona Masih Tinggi, Eks Direktur WHO Saran PPKM Darurat Lanjut

"Belum lagi provokasi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan pernyataan yang kontraproduktif tidak perang melawan virus ini," ujar Irma, Minggu (25/7/2021).

Sehingga, dia menilai tidak tepat kalau penanganan pandemi hanya dibebankan kepada pemerintah atau Presiden Joko Widodo (Jokowi). Memutus rantai penyebaran Covid-19 harus dengan semangat gotong royong.

Baca juga: Bagikan Paket Sembako, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Bersinergi Lawan Corona

Dia berharap, tidak ada pihak yang mempolitisasi penanganan pandemi untuk kepentingan tertentu, apalagi sampai ingin merebut kekuasaan.

"Pemerintah kerja dari kaki ke kepala, kepala ke kaki, harusnya didukung. Minimal bantu jangan biarkan konstituen diajak aksi (unjuk rasa), tapi keselamatan mereka dari Covid-19 diserahkan kepada pemerintah," katanya.

Baca juga: WHO Keluarkan Peringatan Gelombang Baru Virus Corona di Dunia

Mengenai akhir-akhir ini sering terdengar di media sosial desakan agar Jokowi mundur dari jabatan Presiden, Irma yakin itu bukan aspirasi rakyat. "Ini hanya kerjaan oknum-oknum yang belum move on," jelasnya.

Sedangkan politikus Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir berpendapat, desakan Jokowi mundur hanya berisik di Twitter. Tidak ada relevansinya dengan keinginan publik sesungguhnya.

"Yang pasti ada segelintir elite yang tidak mampu menahan syahwat untuk berkuasa di Republik ini, sehingga memanfaatkan pandemi Covid-19 sebagai jalan untuk merebutnya dengan cara inkonstitusional," ujar Inas dihubungi terpisah.

Dia mengatakan elite-elite di balik desakan Jokowi mundur itu tidak ada yang baru. Inas menambahkan, mereka tidak lagi tampil di depan, tapi memanfaatkan kelompok di luar partai untuk unjuk rasa.

Dirinya mengingatkan siapapun agar menolak dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menyuarakan agenda politik, apalagi di masa pandemi. Potensi penyebaran Covid-19 saat unjuk rasa sangat besar, karena ada kerumunan orang.

"Anak muda, mahasiswa, dan pelajar Indonesia harus cerdas dan cermat. Jangan mau dikorbankan nyawanya hanya untuk kepentingan elite nasional yang gila kekuasaan dan mencari kesempatan saat bangsa dalam kesempitan," pungkas Inas.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Berita Terkini
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved