Mahfud MD Ngaku Sudah Kantongi Kelompok Aksi yang Ingin Bikin Gaduh
Sabtu, 24 Juli 2021 - 16:27 WIB
loading...
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meminta masyarakat berhati-hati terhadap seruan aksi penolakan dan pelonggaran PPKM Darurat. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meminta masyarakat berhati-hati terhadap seruan aksi penolakan dan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darura t. Pasalnya terdapat pihak yang ingin memanfaatkan situasi keruh dari momentum tersebut.
"Pemerintah mengetahui sekelompok orang yang memiliki keinginan untuk memanfaatkan situasi. Apa pun yang dibuat pemerintah akan mereka serang. Itu ada yang seperti itu, maka kita harus hati-hati," ujar Mahfud MD dalam keterangan virtual, Sabtu (24/7/2021). Baca juga: Mahfud MD: Pemerintah Akan Tindak Tegas Aksi yang Langgar Prokes
Mahfud mengatakan pemerintah telah mengantongi kelompok yang murni ingin menyuarakan aspirasi atas kebijakan pemerintah terkini dan mereka yang berupaya membuat kekacauan.
"Jadi ada kelompok yang murni ada kelompok yang tak murni. Masalahnya yang tidak murni itu hanya ingin menentang kebijakan pemerintah dan memanfaatkan situasi," katanya.
Kelompok yang tidak murni dalam menyuarakan aksi berupaya membuat gaduh dan meresahkan masyarakat lewat ajakan provokatif. "Kelompok yang tak murni, selalu melakukan provokasi dan menyatakan setiap kebijakan pemerintah itu salah," jelasnya.
"Pemerintah mengetahui sekelompok orang yang memiliki keinginan untuk memanfaatkan situasi. Apa pun yang dibuat pemerintah akan mereka serang. Itu ada yang seperti itu, maka kita harus hati-hati," ujar Mahfud MD dalam keterangan virtual, Sabtu (24/7/2021). Baca juga: Mahfud MD: Pemerintah Akan Tindak Tegas Aksi yang Langgar Prokes
Mahfud mengatakan pemerintah telah mengantongi kelompok yang murni ingin menyuarakan aspirasi atas kebijakan pemerintah terkini dan mereka yang berupaya membuat kekacauan.
"Jadi ada kelompok yang murni ada kelompok yang tak murni. Masalahnya yang tidak murni itu hanya ingin menentang kebijakan pemerintah dan memanfaatkan situasi," katanya.
Kelompok yang tidak murni dalam menyuarakan aksi berupaya membuat gaduh dan meresahkan masyarakat lewat ajakan provokatif. "Kelompok yang tak murni, selalu melakukan provokasi dan menyatakan setiap kebijakan pemerintah itu salah," jelasnya.
Lihat Juga :