Hari Anak Nasional, PKS Beri Sejumlah Catatan Ini
Jum'at, 23 Juli 2021 - 12:20 WIB
loading...
A
A
A
Dia menilai gerakan vaksin untuk anak-anak harus terus disosialisasikan lebih masif sebagai salah satu tindakan pencegahan. Dia mengungkap pekerjaan rumah (PR) anak-anak Indonesia bukan hanya Covid-19. Anggota Komisi IX DPR RI ini menyitir data UNICEF dalam laporan level Malnutrisi anak Indonesia 2021. Laporan UNICEF mengungkap persoalan anak Indonesia adalah stunting, obesitas, hingga wasting (kekurangan nutrisi).
Diperkirakan ada 149,2 juta anak-anak yang mengalami stunting. Angka itu setara 22 persen anak-anak balita di dunia pada 2020. Jauh dari target pemerintah yang akan menurunkan hingga 14 persen. Selain itu, ada 45,4 juta kekurangan nutrisi. UNICEF memprediksi jumlah anak-anak yang terdampak wasting sebetulnya 15 persen lebih banyak akibat Covid-19.
Baca juga: Rayakan Hari Anak Nasional di Vision+, Ada Satria Garuda BIMA-X hingga Jendral Kancil!
Ada juga 38,9 juta anak mengalami kegemukan (overweight) akibat kebanyakan kalori dan kurangnya aktivitas. "Ini masalah klasik yang semakin parah sejak pandemi, sebab fungsi Posyandu akhirnya tidak berjalan. Pemenuhan gizi yang baik adalah bekal daya tahan tubuh. Sehingga program ini seharusnya tetap bisa berjalan bahkan menjadi salah satu program penanggulangan Covid-19 dengan meningkatkan imunitas anak dengan asupan gizi."
Problem pekerja anak juga masih menjadi persoalan di Tanah Air. Jumlah pekerja anak di Indonesia mengalami peningkatan dalam kurun waktu tiga tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pada 2017 terdapat 1,2 juta pekerja anak di Indonesia dan meningkat 0,4 juta atau menjadi sekitar 1,6 juta pada 2019.
Diperkirakan ada 149,2 juta anak-anak yang mengalami stunting. Angka itu setara 22 persen anak-anak balita di dunia pada 2020. Jauh dari target pemerintah yang akan menurunkan hingga 14 persen. Selain itu, ada 45,4 juta kekurangan nutrisi. UNICEF memprediksi jumlah anak-anak yang terdampak wasting sebetulnya 15 persen lebih banyak akibat Covid-19.
Baca juga: Rayakan Hari Anak Nasional di Vision+, Ada Satria Garuda BIMA-X hingga Jendral Kancil!
Ada juga 38,9 juta anak mengalami kegemukan (overweight) akibat kebanyakan kalori dan kurangnya aktivitas. "Ini masalah klasik yang semakin parah sejak pandemi, sebab fungsi Posyandu akhirnya tidak berjalan. Pemenuhan gizi yang baik adalah bekal daya tahan tubuh. Sehingga program ini seharusnya tetap bisa berjalan bahkan menjadi salah satu program penanggulangan Covid-19 dengan meningkatkan imunitas anak dengan asupan gizi."
Problem pekerja anak juga masih menjadi persoalan di Tanah Air. Jumlah pekerja anak di Indonesia mengalami peningkatan dalam kurun waktu tiga tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pada 2017 terdapat 1,2 juta pekerja anak di Indonesia dan meningkat 0,4 juta atau menjadi sekitar 1,6 juta pada 2019.
Lihat Juga :