Gotong Royong Dinilai Jadi Kunci Menangkan Pertempuran Lawan Corona
Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:08 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, ia mengharapkan Kantor kelurahan harus bisa menjadi sentra swab gratis 24 jam yang bersinergi dengan CSR perusahaan sekitar.
"Sehingga penularan virus bisa cepat diputus. Puskesmas dapat menjadi pusat layanan mereka yang sudah positif dan sakit di luar Covid. Apotik juga harus mengambil peranan penting. Omset tinggi pengusaha apotek dimasa pandemi ini harus dibarengi penambahan beban apotek untuk menyediakan vitamin dan obat gratis untuk para pasien isoman di sekitar apotik bermukim," jelasnya.
Selanjutnya, Diki mengimbau agar Penyitas Covid menghibahkan plasma darahnya. Disarankan agar dibuat sistem dkmana para penyitas baik dari wisma atlet maupun rumah sakit harus menyerahkan KTPnya dan bisa mengambil kembali KTPnya kembali minimal 2 minggu setelah dinyatakan negatif.
"Pengambilan KTP dilakukan di PMI, agar KTP ditukar dengan kontribusi donor plasma darah. Karena jika hanya imbauan yang diberikan maka gotong royong ini akan menguap di aplikasi nyatanya," ucap Diki
Tim Riset Voxpol ini mengusulkan agar Masjid dijadikan Pusat Informasi dan Pengumuman. Masjid memiliki TOA yang bisa menjangkau ratusan meter.
"Diharapkan masjid mampu menginformasikan kondisi terkini berikut daftar warga yang isoman, sehingga para tetangga bisa bergotong royong baik dalam rangka memback up isoman maupun mentracking dan memutus mata rantai penularan," tuturnya.
Menurutnya, Warung Makan sekitar sudah saatnya memposisikan diri sebagai suplier pasien Isoman di sekitar. PPKM membuat warung makan mengalami penurunan omset, penambahan tugas warung makan sebagai supier konsumsi warga yang isoman dapat menambah omset mereka yang turun.
"Sehingga penularan virus bisa cepat diputus. Puskesmas dapat menjadi pusat layanan mereka yang sudah positif dan sakit di luar Covid. Apotik juga harus mengambil peranan penting. Omset tinggi pengusaha apotek dimasa pandemi ini harus dibarengi penambahan beban apotek untuk menyediakan vitamin dan obat gratis untuk para pasien isoman di sekitar apotik bermukim," jelasnya.
Selanjutnya, Diki mengimbau agar Penyitas Covid menghibahkan plasma darahnya. Disarankan agar dibuat sistem dkmana para penyitas baik dari wisma atlet maupun rumah sakit harus menyerahkan KTPnya dan bisa mengambil kembali KTPnya kembali minimal 2 minggu setelah dinyatakan negatif.
"Pengambilan KTP dilakukan di PMI, agar KTP ditukar dengan kontribusi donor plasma darah. Karena jika hanya imbauan yang diberikan maka gotong royong ini akan menguap di aplikasi nyatanya," ucap Diki
Tim Riset Voxpol ini mengusulkan agar Masjid dijadikan Pusat Informasi dan Pengumuman. Masjid memiliki TOA yang bisa menjangkau ratusan meter.
"Diharapkan masjid mampu menginformasikan kondisi terkini berikut daftar warga yang isoman, sehingga para tetangga bisa bergotong royong baik dalam rangka memback up isoman maupun mentracking dan memutus mata rantai penularan," tuturnya.
Menurutnya, Warung Makan sekitar sudah saatnya memposisikan diri sebagai suplier pasien Isoman di sekitar. PPKM membuat warung makan mengalami penurunan omset, penambahan tugas warung makan sebagai supier konsumsi warga yang isoman dapat menambah omset mereka yang turun.
Lihat Juga :