Risma Ancam Pindahkan ASN Tak Becus ke Papua, Anggota DPR: Kurang Bijak
Rabu, 14 Juli 2021 - 12:35 WIB
loading...
Mensos Tri Rismaharini. Foto/Dok MPI
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf angkat bicara menyikapi pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini ( Risma ) yang ancam memindahkan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di Balai Wyata Guna, Kota Bandung, Jawa Barat ke Papua jika tidak becus bekerja. Menurut Bukhori, pernyataan Risma tersebut kurang bijak.
"Saya kira itu kurang bijak dalam merespons ASN yang dipandang kurang responsif," ujar Bukhori Yusuf kepada SINDOnews, Rabu (14/7/2021).
Sebab, menurut Bukhori yang merupakan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, ada bahasa lain yang lebih baik dengan tidak mengurangi maksud baik. Terlebih, Papua disebut sebagai tempat pemindahan ASN yang tidak becus bekerja. "Justru itu ungkapan menteri sosial kurang bijak," pungkasnya.
Diberitakan SINDOnews sebelumnya, lantaran kecewa melihat dapur umur PPKM Darurat di Kawasan Wyata Guna, Kota Bandung, Jawa Barat belum siap, Menteri Sosial Tri Rismaharini memarahi para petugas.
Risma memarahi petugas Kementerian Sosial (Kemensos) saat melakukan pengecekan kesiapan dapur umum, Selasa (13/7/2021). Mantan Wali Kota Surabaya ini mengaku kecewa dan memarahi para petugas Kemensos.
"Saya kira itu kurang bijak dalam merespons ASN yang dipandang kurang responsif," ujar Bukhori Yusuf kepada SINDOnews, Rabu (14/7/2021).
Sebab, menurut Bukhori yang merupakan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, ada bahasa lain yang lebih baik dengan tidak mengurangi maksud baik. Terlebih, Papua disebut sebagai tempat pemindahan ASN yang tidak becus bekerja. "Justru itu ungkapan menteri sosial kurang bijak," pungkasnya.
Diberitakan SINDOnews sebelumnya, lantaran kecewa melihat dapur umur PPKM Darurat di Kawasan Wyata Guna, Kota Bandung, Jawa Barat belum siap, Menteri Sosial Tri Rismaharini memarahi para petugas.
Risma memarahi petugas Kementerian Sosial (Kemensos) saat melakukan pengecekan kesiapan dapur umum, Selasa (13/7/2021). Mantan Wali Kota Surabaya ini mengaku kecewa dan memarahi para petugas Kemensos.
Lihat Juga :