Kawal RUU PKS, Fraksi Nasdem Nilai Salah Kaprah Dikaitkan Dukung LGBT

Selasa, 13 Juli 2021 - 12:31 WIB
loading...
Kawal RUU PKS, Fraksi...
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Fraksi Nasdem, Taufik Basari dengan tegas menyatakan jika Fraksi Nasdem mendukung penuh pembahasan RUU PKS. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Pandemi virus COVID-19 tak menghentikan laju jumlah kekerasan seksual di Indonesia. Faktanya, jumlah kekerasan seksual terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Kendati begitu, masih ada saja pihak yang ingin mengagalkan pembahasan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) yang sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2021. Baca juga: Jokowi Berpesan Gesekan TNI-Polri Tak Boleh Terjadi Lagi, Harus Disudahi

Fraksi Partai Nasdem siap pasang badan untuk mempertahankan RUU PKS. Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Fraksi Nasdem, Taufik Basari dengan tegas menyatakan jika Fraksi Nasdem mendukung penuh pembahasan RUU PKS.

"Posisi Nasdem firm dan clear mendukung penuh dan memperjuangkan RUU PKS sebagaimana substansi yang dirumuskan teman-teman yang mengawal RUU PKS," tegas Taufik Basari dalam keterangan tertulisnya, Selasa9 (13/7/2021).

Upaya untuk mengagalkan RUU PKS ini, dijelaskan Taufik, dengan menyuarakan narasi-narasi yang seolah-olah RUU ini mendukung LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), mendukung seks bebas dan pergaulan bebas serta berbagai pandangan negatif lainnya. "Salah kaprah terhadap substansi RUU ini dengan mengaitkan mendukung LGBT," jelas Anggota Komisi III DPR.

Kesalahpahaman tersebut harus diluruskan dengan penjelasan yang tepat dan Fraksi Nasdem bersama komponen masyarakat akan terus memberikan pemahaman yang tepat agar tidak ada yang tersesat.

Ditegaskan Taufik, di dalam RUU PKS sama sekali tidak ada hal yang dikhawatirkan tersebut. Justru, RUU ini berusaha memberikan jaminan perlindungan bagi korban kekerasan seksual termasuk pemulihannya, mengatur tanggung jawab negara untuk melakukan pencegahan dan memastikan terciptanya rasa aman dari tindak kekerasan seksual.

Lebih jauh, Taufik yang merupakan Master Hukum HAM Internasional (LL.M), Northwestern University, School of Law, Chicago, USA membeberkan data mengenai kekerasan seksual. Komnas Perempuan mencatat kasus kekerasan selama pandemi COVID-19 masih tinggi. Komnas mencatat sepanjang 2020 sebanyak 4.849 orang mengalami kekerasan seksual.

Masih dari data Komnas Perempuan, peningkatan jumlah korban kekerasan seksual pada perempuan dewasa meningkat lebih dari 700%, korban anak perempuan meningkat 65%, korban pelecehan seksual secara online naik 300%, dalam kurun 1 (satu) tahun dari 2019-2020. Baca juga: Waketum MUI Bicara Ekonomi Rakyat Kecil saat PPKM Darurat dan Konsekuensi Pemakzulan

Dengan tinggi jumlah korban pelecehan seksual seharusnya menjadi alarm bagi semua pihak agar mengawal dan mensahkan RUU PKS menjadi undang-undang.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Sempat Dilarang di Qatar...
Sempat Dilarang di Qatar 2022, Kenapa FIFA Izinkan Bendera LGBT Masuk Stadion Piala Dunia 2026?
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved