Strategi Sandiaga Jadikan Indonesia Tujuan Utama Wisata Halal di Dunia

Sabtu, 10 Juli 2021 - 17:16 WIB
loading...
Strategi Sandiaga Jadikan...
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi tujuan utama wisata halal di dunia. Foto/Twitter/Sandiuno
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi tujuan utama wisata halal di dunia. Hal itu disampaikan Sandiaga dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin sektor pariwisata internasional dalam pariwisata halal, beberapa waktu lalu.

Di antara yang hadir dalam pertemuan antara lain, Menteri Pariwisata dan Olahraga Uzbekistan, Mr Aziz Abdu Hakimov, Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia, Datuk Sri Rajah Nansisukri, Chief Executive Officer at Singapore Tourism Board Mr Kiev Tan, Chairman of Halal Indonesian Tourism Rianto Sofyan dan Tito Maulana.

Sandiaga mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara berkembang untuk menjadi destinasi pariwisata halal di dunia. Menurut laporan dari The State Of Global Islamic Economy di 2019, Indonesia tercatat menjadi 5 negara teratas dengan pengeluaran terbesar untuk wisata halal.

"Ini menunjukkan bahwa di Indonesia memiliki banyak destinasi pariwisata halal dan memiliki potensi sumber daya untuk jauh lebih berkembang," kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kini terus berupaya meningkatkan pelayanan serta fasilitas terbaik dari hotel tempat wisatawan menginap, objek pariwisata dan aksesibilitas, yang dikelola untuk mencapai pengalaman yang dibutuhkan oleh turis Muslim.

"Tetapi, selama lebih dari setahun terakhir, kita sangat berjuang untuk menghadapi pandemi COVID-19. Yang berdampak amat fatal kepada berbagai sektor termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif. Kondisi ini membuat perubahan pada trend dari turisme, menjadi pariwisata yang personalize, customize, localize, dan smaller in size," ungkap Sandiaga.

Untuk mencapai Indonesia sebagai negara tujuan utama dari pariwisata halal, Sandiaga memgatakan pihaknya terus meningkatkan kualitas dari pariwisata di Indonesia melalui tiga platform yang disebut inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Inovasi dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi digital dan big data sehingga dapat secara akurat, valid, dan melalui verifikasi. Sementata adaptasi didapat dari pelaksanaan CHSE (Cleanliness, Hygiene, Sanitation, and Environment) dengan konsep halal untuk para pelaku perjalanan pariwisata muslim.

"Kita sedang berada di tengah pandemi Covid-19, dan kami harus memastikan dari kesehatan, kebersihan, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan dengan konsep Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin yang mengajarkan konsep yang sama," ungkap Sandiaga.

Pria yang akrab disapa Mas Menteri ini mengatakan pihaknya juga mengimplementasikan kolaborasi dengan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

"Saya percaya dan saya harap kita bisa menghadapi ini dan kita mendapatkan banyak hal positif dari pandemi ini. Kita akan mendapatkan kebaikan dan keberkahan dari cobaan ini. Mari kita lanjutkan berjuang bersama perjuangan ini dan unggul dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini," kata Sandiaga.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beri Pelatihan dan Permodalan...
Beri Pelatihan dan Permodalan ke Emak-emak, Sandiaga: Bangun Kemandirian Ekonomi
Ringankan Beban Warga...
Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana, YIS Salurkan Bantuan ke Aceh
Majukan UMKM Desa, MNC...
Majukan UMKM Desa, MNC Peduli Bantu Pemasaran dan Sosialisasi Produk Pelaku Usaha
Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa...
Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa dan Ibu-ibu Bangun Usaha untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Jelang Muktamar PPP,...
Jelang Muktamar PPP, Nama Sandiaga Uno Hingga Gus Yasin Masuk Bursa Caketum
Dihadiri Sandiaga Uno,...
Dihadiri Sandiaga Uno, Laznas SI Salurkan Bantuan untuk Palestina Rp1,7 Miliar
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sandination Academy...
Sandination Academy dan YIS Dampingi 50 Brand dalam Offline Mentoring Rocket Incubation 2026
Rekomendasi
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Berita Terkini
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved