Boni Hargens: Hasil Kajian LPI, Kepala BIN Miliki Kinerja Terbaik
Kamis, 08 Juli 2021 - 20:26 WIB
loading...
Direktur LPI Boni Hargens mengatakan hasil studi LPI menempatkan kinerja Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan sebagai yang terbaik. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Hasil studi Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menempatkan kinerja Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol. (Purn) Budi Gunawan sebagai yang terbaik.
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens, menyebutkan penempatan itu didasari oleh hasil riset kualitatif dan wawancara mendalam terhadap sejumlah pakar untuk memotret performa Kabinet Indonesia Maju Jilid II yang dilakukan selama Januari-Juni 2021. LPI ingin mengukur kinerja kabinet dalam merespons badai pandemi Covid 19.
Dari hasil riset tersebut, didapati performa institusi BIN yang dikomandoi oleh Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan atau akrab disebut BG, berada pada rating terbaik berdasarkan tiga indikator besar dengan 20 sub indikator turunannya. Ketiga indikator itu antara lain, leadership, polieces dan responsiveness. Boni mengulas, pendekatan ini lazim digunakan di sejumlah negara yang demokrasinya relatif lebih mapan. Dari ketiga pendekatan yang penilaiannya diberikan secara subjektif oleh para pakar, LPI menguantifikasi pengukuran dengan memberikan bobot terhadap ketiga dimensi indikator itu.
Indikator leadership memberi kontribusi 30% kepada nilai kinerja, indikator policies menyumbang 20% dan indikator responsiveness diberi porsi terbesar yaitu 50% dari total pengukuran. “Penentuan ini menunjukkan bahwa LPI menitikberatkan pada sektor daya tanggap dalam mengukur kualitas performa para menteri dan pimpinan lembaga negara,” urai Boni.
Ia menjelaskan, dari ketiga dimensi indikator itu, institusi BIN sejak digawangi oleh Budi Gunawan, terlihat banyak aspek perubahan yang signifikan dilakukan dan lebih optimal. Walau kredo BIN itu bekerja dalam senyap, institusi ini mampu merespons gelombang pandemi sejak awal sampai kini. Hal itu terjadi lantaran dari ketiga dimensi indikator itu, Kepala BIN berada pada skor tertinggi yang relatif sama hasil penilaiannya dengan kinerja Panglima TNI dan Kapolri.
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens, menyebutkan penempatan itu didasari oleh hasil riset kualitatif dan wawancara mendalam terhadap sejumlah pakar untuk memotret performa Kabinet Indonesia Maju Jilid II yang dilakukan selama Januari-Juni 2021. LPI ingin mengukur kinerja kabinet dalam merespons badai pandemi Covid 19.
Dari hasil riset tersebut, didapati performa institusi BIN yang dikomandoi oleh Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan atau akrab disebut BG, berada pada rating terbaik berdasarkan tiga indikator besar dengan 20 sub indikator turunannya. Ketiga indikator itu antara lain, leadership, polieces dan responsiveness. Boni mengulas, pendekatan ini lazim digunakan di sejumlah negara yang demokrasinya relatif lebih mapan. Dari ketiga pendekatan yang penilaiannya diberikan secara subjektif oleh para pakar, LPI menguantifikasi pengukuran dengan memberikan bobot terhadap ketiga dimensi indikator itu.
Indikator leadership memberi kontribusi 30% kepada nilai kinerja, indikator policies menyumbang 20% dan indikator responsiveness diberi porsi terbesar yaitu 50% dari total pengukuran. “Penentuan ini menunjukkan bahwa LPI menitikberatkan pada sektor daya tanggap dalam mengukur kualitas performa para menteri dan pimpinan lembaga negara,” urai Boni.
Ia menjelaskan, dari ketiga dimensi indikator itu, institusi BIN sejak digawangi oleh Budi Gunawan, terlihat banyak aspek perubahan yang signifikan dilakukan dan lebih optimal. Walau kredo BIN itu bekerja dalam senyap, institusi ini mampu merespons gelombang pandemi sejak awal sampai kini. Hal itu terjadi lantaran dari ketiga dimensi indikator itu, Kepala BIN berada pada skor tertinggi yang relatif sama hasil penilaiannya dengan kinerja Panglima TNI dan Kapolri.