IVL Season VIII, Bupati Barito Kuala Membangun Desa dan Menata Kota
Selasa, 06 Juli 2021 - 14:54 WIB
loading...
Bupati Barito Kuala Noormiliyani saat memaparkan visi daerah dan menjawab pertanyaan tim juri dalam IVL Season VIII Tahun 2021 yang digelar MNC Portal Indonesia, Selasa (6/7/2021). Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Pembangunan desa menjadi salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Barito Kuala 2017-2022. Ini dikarenakan potensi daerah yang berada di Kalimantan Selatan dan beribu kota di Marabahan ini ada di desa dengan keberadaan 195 desa dan 6 kelurahan yang sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah petani.
"Kami ingin membangun dari desa dan menata kota agar bisa mengurangi ketimpangan antara kota dan desa, serta mencegah urbanisasi," terang Bupati Barito Kuala Noormiliyani saat menjawab pertanyaan dewan juri pada acara Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VIII yang digelar MNC Portal Indonesia, Selasa (6/7/2021).
Menurutnya, pertanian menjadi perhatian khusus karena wilayahnya memiliki hamparan lahan pertanian seluas 3.000 hektare yang sayang jika tidak dioptimalkan. Apalagi produk pertanian seperti jeruk, padi, nanas, adalah nomer satu di Kalimantan Selatan. Kontribusi terbesar PDRB tahun 2020 sekitar 27,81% disumbangkan dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Sementara industri pengolahan hanya berkontribusi 15,76%.
Baca juga: Tujuh Kepala Daerah Ikuti IVL Season VIII
Melalui kolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Pertanian, pihaknya ke depan ingin mengembangkan daerah yang bukan hanya menjadi sentra pangan tapi juga daerah eko wisata yang berbasis pertanian. Salah satunya dengan membangun Jejangkit Ecopark, Community Based Tourism, serta menciptakan one village one product.
"Kami ingin membangun dari desa dan menata kota agar bisa mengurangi ketimpangan antara kota dan desa, serta mencegah urbanisasi," terang Bupati Barito Kuala Noormiliyani saat menjawab pertanyaan dewan juri pada acara Indonesia Visionary Leader (IVL) Season VIII yang digelar MNC Portal Indonesia, Selasa (6/7/2021).
Menurutnya, pertanian menjadi perhatian khusus karena wilayahnya memiliki hamparan lahan pertanian seluas 3.000 hektare yang sayang jika tidak dioptimalkan. Apalagi produk pertanian seperti jeruk, padi, nanas, adalah nomer satu di Kalimantan Selatan. Kontribusi terbesar PDRB tahun 2020 sekitar 27,81% disumbangkan dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Sementara industri pengolahan hanya berkontribusi 15,76%.
Baca juga: Tujuh Kepala Daerah Ikuti IVL Season VIII
Melalui kolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Pertanian, pihaknya ke depan ingin mengembangkan daerah yang bukan hanya menjadi sentra pangan tapi juga daerah eko wisata yang berbasis pertanian. Salah satunya dengan membangun Jejangkit Ecopark, Community Based Tourism, serta menciptakan one village one product.
Lihat Juga :