Kemendagri: Perlu Pengurangan 50% Mobilitas untuk Tekan Laju Covid-19 Varian Delta

Senin, 05 Juli 2021 - 18:58 WIB
loading...
Kemendagri: Perlu Pengurangan...
Kemendagri mengatakan perlu pengurangan mobilitas 50% untuk menekan laju penularan Covid varian delta. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Plh Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Suhajar Diantoro mengatakan dari hasil evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat selama tiga hari ini memang sudah ada sedikit kemajuan. Seperti diketahui PPKM Darurat dilaksanakan sejak 3 sampai 20 Juli 2021.

“Hari ini telah memasuki hari ketiga. Tadi rapat dipimpin Bapak Menko Marves telah menyebutkan ada sedikit kemajuan namun belum menggembirakan,” katanya alam Rakor Pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali, Senin (5/7/2021).

Dia mengatakan sebagaimana arahan Menko Maritim dan Investasi (Marinvest) perlu pengurangan mobilitas 50% untuk menekan laju penularan Covid varian delta. Terutama di 122 kabupaten/kota yang melaksanakan PPKM Darurat. Baca juga: PPKM Darurat, Pekerja dari Bogor Tujuan Jakarta Menumpuk di Stasiun KRL

“Artinya aktivitas mobilitas masyarakat yang selama ini kita saksikan bersama di seluruh 122 kab/kota ini kita harus tekan di bawah 50%. Paling kurang itu baru akan meminimalisir laju, baru akan meminimalisir laju penyebaran Covid itu sendiri,” ungkapnya.

Namun begitu pengurangan mobilitas di beberapa daerah masih di bawah 50%. Pengurangan mobilitas paling banyak ada di Kota Tangerang Selatan sebesar 31%. Sementara di tempat lain belum mampu menekan mobilitasnya mencapai angka tersebut. Baca juga: Tol Jakarta Macet Parah, Ditlantas Polda Metro: Bukti Banyak yang Masih Membandel

“DKI Jakarta misalnya baru mampu menekan mobilitas masyarakat belum mencapai 20%. Artinya lalu lintas mobilitas masyarakat di DKI yang kita rasakan hari ini telah menurun tapi baru menurun sekitar 18%. Kalau menurut google map mobility baru 22,5%,” pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Jokowi: Indonesia Salah...
Jokowi: Indonesia Salah Satu Negara Terbaik Atasi Covid-19 dan Dampak Ekonominya
Ahli Epidemiologi Lihat...
Ahli Epidemiologi Lihat Indonesia Sudah Siap Akhiri Darurat Covid-19
Update Covid-19 di Indonesia...
Update Covid-19 di Indonesia Bertambah 215 Kasus, Meninggal 3 Orang
Update Covid-19 di Indonesia,...
Update Covid-19 di Indonesia, Bertambah 212 Kasus, Meninggal 2 Orang
Menkes-WHO Bahas Status...
Menkes-WHO Bahas Status Endemi Covid-19 Indonesia pada Mei 2023
Kepala BPS: Mobilitas...
Kepala BPS: Mobilitas Masyarakat Sepanjang Kuartal I Meningkat
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Ini Penyebab Kasus Covid-19...
Ini Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, Salah Satunya Mutasi Virus
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved