Satgas Imbau Warga yang Isoman Tak Perlu Berbondong-bondong Beli Oksigen

Senin, 05 Juli 2021 - 17:24 WIB
loading...
Satgas Imbau Warga yang...
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, mengimbau warga yang isoman tidak perlu berbondong-bondong membeli oksigen. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman) tidak perlu berbondong-bondong membeli tabung oksigen untuk menjadi persediaan di rumah.

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, tabung oksigen sangat diperlukan untuk merawat pasien positif Covid dengan gejala sedang dan berat di rumah sakit. Sedangkan pasien bergejala ringan dan tanpa gejala yang melakukan isoman di rumah, tidak perlu membeli tabung oksigen sebagai persediaan. Pasalnya, itu sangat menghambat ketersediaan oksigen di rumah sakit. Baca juga: Pecah Rekor Lagi! Sehari Covid-19 di Indonesia Bertambah 29.745 Kasus

"Saya meminta kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri agar tidak berbondong-bondong membeli tabung oksigen untuk menjadi persediaan di rumah karena hal ini dapat menghambat ketersediaan oksigen yang dibutuhkan rumah sakit," ujar Wiku kepada wartawan, Senin (5/7/2021). Baca juga: Gawat! Sehari 558 Orang Meninggal Akibat Covid-19

Wiku menjelaskan, masyarakat perlu mengetahui bahwa saat ini tabung oksigen sangat diperlukan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala sedang-berat di rumah sakit. Tidak hanya itu, penderita penyakit kronis lain seperti PPOK Berat juga membutuhkan suplai oksigen untuk dapat bertahan hidup.

"Penting juga untuk diketahui, pemberian oksigen secara berkepanjangan tanpa pemantauan tenaga kesehatan dapat berbahaya," tutuenya.

Wiku menambahkan, jika pasien yang sedang isoman mengalami gejala sesak napas, maka dapat berkurang dengan mempraktekkan posisi telungkup (proning), menyamping, dan semi-fowler (setengah duduk) secara bergantian setiap 30 menit serta menjaga ruangan terventilasi dengan baik.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Menko PMK: Satgas Covid-19 Otomatis Bubar
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Pemerintah Tetap Jamin Vaksinasi dan Pengobatan Pasien Covid-19
Indonesia Masuk Endemi,...
Indonesia Masuk Endemi, Satgas Beberkan Dasar Pencabutan Status Pandemi Covid-19
Covid-19 Per 8 Mei 2023,...
Covid-19 Per 8 Mei 2023, Bertambah 1.149 Kasus dan 21 Orang Meninggal
Covid-19 Per 5 Mei 2023,...
Covid-19 Per 5 Mei 2023, Bertambah 2.122 Kasus dan 20 Orang Meninggal
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Peringati Hari Tari...
Peringati Hari Tari Dunia, Solo Menari 2025 Bakal Digelar di Taman Balekambang
Kasus Covid-19 di Kabupaten...
Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Jadi 50, Dinkes: Isolasi Mandiri Aja
Rekomendasi
Purbaya Diterpa Kabar...
Purbaya Diterpa Kabar Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI: Saya Mah Isu Abadi
60 Negara Resmi Kena...
60 Negara Resmi Kena Tarif Impor Baru Trump, Ini Dampaknya ke Dompet Warga AS
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved