Politikus PKS Desak Pemerintah Tegas, Tutup Pintu Masuk TKA

Senin, 05 Juli 2021 - 13:21 WIB
loading...
Politikus PKS Desak...
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kurniasih Mufidayati. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Politikus PKS Kurniasih Mufidayati mendesak pemerintah tegas selama PPKM Darurat diberlakukan. Terutama melarang tenaga kerja asing (TKA) masuk ke Indonesia.

"Harus tegas. Tutup pintu masuk TKA saat ini juga," ujar Kurniasih Mufidayati kepada SINDOnews, Senin (5/7/2021).

Anggota Komisi IX DPR RI ini mengatakan bahwa kebijakan PPKM Darurat harus adil dan serius. Diketahui, ratusan warga negara asing (WNA) asal India masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Banten pada April lalu atau ketika kasus Covid-19 meningkat di negeri Bollywood itu.

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 menerbitkan adendum pada Surat Edaran Satgas Nomor 8 Tahun 2021. Isi adendum yang berlaku mulai Selasa 6 Juli 2021 itu tentang syarat perjalanan internasional selama PPKM Darurat.

Baca juga: PPKM Darurat, DPR Minta WNA Tak Punya Keperluan Mendasar Dilarang Masuk Indonesia

Syarat itu antara lain harus mematuhi ketentuan protokol kesehatan, validasi dokumen persyaratan perjalanan, surat negatif RT-PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan, e-HAC Internasional Indonesia dan sertifikat vaksin Covid-19 dosis lengkap.

Baca juga: PPKM Darurat WNI- WNA Boleh Masuk, Ini Syarat-syaratnya

Kemudian, tes ulang RT-PCR pertama jika positif perawatan lanjutan, karantina 8x24 jam, RT-PCR kedua jika positif perawatan lebih lanjutan, serta imbauan karantina 14 hari.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
4 Dokter Muda Meninggal,...
4 Dokter Muda Meninggal, Legislator PKS Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Internship
Legislator PKS Tegaskan...
Legislator PKS Tegaskan Pelarangan Penggunaan Jilbab Pegawai Rumah Sakit Langgar HAM
Anis Byarwati: Idulfitri...
Anis Byarwati: Idulfitri 1447 Hijriah Momentum Perkuat Ketangguhan Perempuan dan Ekonomi Keluarga
Legislator PKS Dorong...
Legislator PKS Dorong Roadmap Beasiswa Nasional untuk Tingkatkan Angka Partisipasi Kuliah
Pejabat Publik PKS Harus...
Pejabat Publik PKS Harus Bersih, Peduli, Profesional, dan Negarawan
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kemendikdasmen Rilis...
Kemendikdasmen Rilis Hasil TKA 2026 SD dan SMP Sederajat, Berikut Hasilnya
Kemendikdasmen Pastikan...
Kemendikdasmen Pastikan Hasil TKA Hari Ini Diumumkan, Begini Cara Mengaksesnya
Rekomendasi
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved