Prabowo-Anies Paling Diinginkan, Boleh Jadi Ganjar-Ridwan Paling Diunggulkan
Minggu, 04 Juli 2021 - 08:23 WIB
loading...
A
A
A
Analis politik asal UIN Jakarta itu menilai, Prabowo-Anies sama-sama diasosiasikan dari partai dan kelompok yang sama. Sementara, ia melihat ada kecenderungan publik tentang munculnya figur alternatif.
"Ini belum lagi kalo kita mau hubungkan saat ini bahwa ada kemesraan PDIP dan Gerindra yang kemudian memunculkan nama Puan Maharani mendampingi Prabowo atau sebaliknya. Jadi seandainya simulasinya ke Prabowo-Anies, maka ini akan mengulang ke prabowo-Sandi di 2019, ini sudah clear, khawatir publik udah gak mau lagi," katanya.
Baca juga: PKS Ingatkan Tanpa Tiket Capres, Calon Populer Akan Tereliminasi
Di sisi lain, lanjut Fadhli, duet Prabowo-Anies juga mempersulit arah dukungan koalisi partai. Hal ini menurutnya tercermin pada Pilpres 2019 pada saat duet Prabowo-Sandi yang gagal menggaet mayoritas dukungan.
"Mayoritas koalisi memberikan dukungan kepada pak Jokowi. Kita membacanya, ganjar malah diuntungkan kalo ada duet prabowo-Anies di 2024, karena para pendukung Jokowi bakal lari ke ganjar dan pasangannya. Apa mau mengulang lagi? Kita kan berharap paslon lebih dari dua pasangan," pungkasnya. (Rakhmatulloh).
"Ini belum lagi kalo kita mau hubungkan saat ini bahwa ada kemesraan PDIP dan Gerindra yang kemudian memunculkan nama Puan Maharani mendampingi Prabowo atau sebaliknya. Jadi seandainya simulasinya ke Prabowo-Anies, maka ini akan mengulang ke prabowo-Sandi di 2019, ini sudah clear, khawatir publik udah gak mau lagi," katanya.
Baca juga: PKS Ingatkan Tanpa Tiket Capres, Calon Populer Akan Tereliminasi
Di sisi lain, lanjut Fadhli, duet Prabowo-Anies juga mempersulit arah dukungan koalisi partai. Hal ini menurutnya tercermin pada Pilpres 2019 pada saat duet Prabowo-Sandi yang gagal menggaet mayoritas dukungan.
"Mayoritas koalisi memberikan dukungan kepada pak Jokowi. Kita membacanya, ganjar malah diuntungkan kalo ada duet prabowo-Anies di 2024, karena para pendukung Jokowi bakal lari ke ganjar dan pasangannya. Apa mau mengulang lagi? Kita kan berharap paslon lebih dari dua pasangan," pungkasnya. (Rakhmatulloh).
(muh)
Lihat Juga :