Bukan Cuma Ketua Umum Parpol Besar yang Bisa Jadi King Maker Pilpres 2024
Jum'at, 02 Juli 2021 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut ia mengatakan, selain orang atau kelompok yang memiliki kemampuan mengontrol atau mengendalikan variabel pertarungan tadi, ada juga yang mengatakan kemampuan media dalam memberikan informasi adalah bagian dari pembentukan opini, sehingga bisa dikatakan sebagai king maker sebuah pertarungan dalam kontestasi pilpres.
"Namun jika dikembalikan kepada fungsi dan perannya media harus bersifat netral dan menyajikan fakta agar informasi bisa diterima dengan baik. Sebagai fungsi sarana maka media cukup penting dalam menelanjangi calon sehingga publik bisa tahu betul tipe figur yang akan dipilihnya sebagai pemimpin ke depan," ujarnya.
Baca juga: Jokowi Bisa Jadi King Maker Pilpres 2024, Ini Tiga Alasannya
Selain itu, istilah king maker biasanya bisa dilihat dalam perspektif seperti yang diungkapkan dalam variabel tadi. Namun perlu diketahui berdasarkan pengalaman dan perilaku pemilih, menjadi pemenang dalam pertarungan pilpres bukan karena besarnya dukungan partai, tapi figur yang elegan.
"Karena pilpres hakekatnya adalah pertarungan figur, mana figur yang dianggap memiliki kapasitas, integritas dan kredibilitas yang kuat di mata publik maka dialah pemenangnya," katanya.
"Namun jika dikembalikan kepada fungsi dan perannya media harus bersifat netral dan menyajikan fakta agar informasi bisa diterima dengan baik. Sebagai fungsi sarana maka media cukup penting dalam menelanjangi calon sehingga publik bisa tahu betul tipe figur yang akan dipilihnya sebagai pemimpin ke depan," ujarnya.
Baca juga: Jokowi Bisa Jadi King Maker Pilpres 2024, Ini Tiga Alasannya
Selain itu, istilah king maker biasanya bisa dilihat dalam perspektif seperti yang diungkapkan dalam variabel tadi. Namun perlu diketahui berdasarkan pengalaman dan perilaku pemilih, menjadi pemenang dalam pertarungan pilpres bukan karena besarnya dukungan partai, tapi figur yang elegan.
"Karena pilpres hakekatnya adalah pertarungan figur, mana figur yang dianggap memiliki kapasitas, integritas dan kredibilitas yang kuat di mata publik maka dialah pemenangnya," katanya.
(zik)
Lihat Juga :