Di Saat Genting, Luhut Panjaitan Selalu Jadi Andalan Jokowi

Rabu, 30 Juni 2021 - 10:19 WIB
loading...
Di Saat Genting, Luhut...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan seringkali diandalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika situasi genting. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan seringkali diandalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika situasi genting. Baru-baru ini, Presiden Jokowi menunjuk Luhut Panjaitan sebagai koordinator pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro darurat untuk Pulau Jawa dan Bali.

Baca juga: Luhut Akan Jadi Koordinator PPKM Darurat untuk Jawa dan Bali

"Betul Menko Maritim dan Investasi telah ditunjuk oleh Bapak Presiden Jokowi sebagai Koordinator PPKM Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali," kata Juru Bicara Kemenko Marvest Jodi Mahardi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (30/6/2021).

Baca juga: Instruksi Mendagri Terkait Pengetatan Penanganan Corona Direvisi

Kini, tindakan pengetatan yang bakal diambil tengah diformulasikan oleh Luhut Panjaitan. Sedikit bocorannya, PPKM Darurat akan menerapkan beberapa kebijakan terhadap mal dan pusat perbelanjaan lainnya.

Baca juga: Indonesia Dihantam Gelombang Kedua, Satgas Corona: Kenaikan Kasus 381%

Penunjukan Luhut Panjaitan sebagai Koordinator PPKM Mikro Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali itu pun menyedot perhatian banyak pihak. Bahkan, saking banyak yang membicarakannya, nama Luhut Panjaitan masuk trending topik di media sosial Twitter.

Pantauan SINDOnews pukul 09.10 WIB, ada 1.914 tweet netizen atau warganet terkait nama Luhut. "Ya Tuhan semoga direinkarnasi berikutnya aku terlahir sebagai Pak Luhut, atau istrinya juga boleh, atau anaknya deh, serba bisa banget, aku bangga," cuit seorang Netizen @bebekchan26 di Twitter, Selasa 29 Juni 2021.

Beberapa Netizen bahkan memanggilnya dengan sebutan "Lord Luhut". "Hail Lord Luhut!!! Beneran multitasking dan multi talenta," cuit seorang netizen @nyonyahsyuper, Rabu (30/6/2021).

Sebelumnya, Luhut Panjaitan juga pernah ditunjuk menjadi penanggung jawab dalam tim Global Maritime Fulcrum Task Force alias penanggung jawab bidang investasi untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Belt and Road Initiative di Cina selama 24-27 April 2019.

Para pejabat teras dalam KTT Belt and Road Initiative itu menawarkan berbagai proyek yang bisa memperoleh pendanaan dari Cina. Tim itu beranggotakan lintas kementerian dan lembaga, diantaranya Menko Perekonomian, Menteri Bappenas, dan Menteri BUMN sebagai vice chairman.

Kemudian, tim itu juga mencakup Menteri Pariwisata, Menkominfo, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Menteri Perhubungan, dan Menteri Perindustrian. Di samping itu, sejumlah praktisi, duta besar, ahli senior serta anak muda yang mahir di bidangnya masing-masing juga dilibatkan pemerintah dalam tim tersebut.

Di samping itu, Presiden Jokowi juga pernah menginstruksikan Luhut Panjaitan untuk meningkatkan investasi pada kuartal III-2020. Dalam Rapat Terbatas 'Penanganan Covid-19' di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/8/2020), Jokowi meminta supaya pertumbuhan investasi tidak minus di atas 5%.

Jokowi juga pernah memerintahkan Luhut secara khusus untuk menekan penyebaran wabah di 9 provinsi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, dan Papua pada 2020 lalu.

Di Pemerintahan Jokowi sendiri, beberapa jabatan pernah diemban Luhut Panjaitan, seperti Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan serta Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).

Selain itu, Purnawirawan TNI asal Sumatera Utara itu juga pernah ditunjuk menjadi sejumlah menteri ad interim atau menteri sementara. Mulai menggantikan sementara menteri yang terpapar Covid-19 hingga mengantikan menteri yang ditangkap KPK.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Said Didu Singgung Luhut...
Said Didu Singgung Luhut soal Proyek Whoosh Bermasalah Sejak Awal: Dia Tahu Busuk Kenapa Tidak Dihentikan
Purbaya Tak Saling Sapa...
Purbaya Tak Saling Sapa dengan Luhut di Sidang Kabinet: Kan Jauh Berapa Kursi
Pertemuan Prabowo dan...
Pertemuan Prabowo dan Jokowi, Luhut: Bagus Kalau Presiden Ketemu Mantan Presiden
Lembaga Riset Bereaksi...
Lembaga Riset Bereaksi Atas Pernyataan Luhut Soal Kritikan Pengamat Tanpa Data Akurat
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rekomendasi
Cape Verde Tantang Argentina...
Cape Verde Tantang Argentina di Babak 32 Besar, Akankah Kejutan Berlanjut?
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved