Awas Varian Delta! Kasus Corona Naik 10 Kali Lipat dalam Sebulan

Selasa, 29 Juni 2021 - 09:39 WIB
loading...
Awas Varian Delta! Kasus...
Kasus Covid-19 (virus Corona) di Indonesia saat ini terus mengalami lonjakan. Dalam sehari, penambahan Covid-19 tembus di angka lebih dari 21.000 kasus. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kasus Covid-19 (virus Corona) di Indonesia saat ini terus mengalami lonjakan. Dalam sehari, penambahan Covid-19 tembus di angka lebih dari 21.000 kasus.

Baca juga: 8.348 Warga Jakarta Positif Corona, 327 Kasus Menimpa Balita

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Tjandra Yoga Aditama pun menyoroti kasus Covid-19 di Tanah Air yang naik 10 kali lipat hanya dalam sebulan.

"Saya selalu lebih senang menggunakan data 15 Mei di mana kasus baru sehari ada 2.300, kemarin naik 9 kali lipat. Atau kalau mau lebih lebih ekstrem lagi naik hampir 10 kali lipat dalam waktu 1 bulan," kata Tjandra dalam keterangannya, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: 29 Nakes Positif Corona, 9 Puskesmas di Kabupaten Tangerang Ditutup

Tjandra yang pernah menjabat sebagai Mantan Direktur World Health Organization (WHO) Asia Tenggara dan Dirjen P2P Kementerian Kesehatan juga mengingatkan bahwa peningkatan kasus Covid-19 yang tajam ini salah satu penyebabnya ada varian Delta.

"Saya sangat setuju bahwa varian Delta ini tentu harus diwaspadai, akan tetapi kita tahu bahwa kenaikan biasanya tidak hanya satu faktor. Ada beberapa faktor, satu diantara yang sekarang adalah memang varian Delta," ucapnya.

Tjandra menjelaskan, World Health Organization (WHO) telah mengingatkan bahwa ada empat poin yang harus diwaspadai dari varian Delta ini. Pertama, varian Delta ini lebih mudah menular.

"Tentu, perkembangan ilmu terus berubah kalau tadi baca dari pernyataan WHO bahwa sebenarnya ada 4 poin yang bahwa varian Delta ini memang sudah sangat menular, terbukti sejak beberapa waktu yang lalu," jelas Tjandra.

Kedua, kata Tjandra, varian Delta ini juga menurunkan efikasi vaksin. Ketiga, bisa menimbulkan infeksi ulangan, dan keempat memperparah kondisi pasien sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. "Kemudian jelas memang menurunkan efikasi vaksin. Lalu, jelas lebih mudah infeksi ulangan, sekali lagi jelas lebih mudah masuk rumah sakit," katanya.

Bahkan, kata Tjandra, pernyataan WHO terkait kewaspadaaan varian Delta ini selalu ada dalam laporan mingguannya. "Ini juga sudah beberapa kali keluar dari weekly report dari WHO, bisa juga dalam weekly report akan berubah lagi," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Ronaldo Disorot di Piala...
Ronaldo Disorot di Piala Dunia 2026, Conceicao: Tak Wajib Umpan CR7
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Berita Terkini
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
Istri Najib Razak Divonis...
Istri Najib Razak Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Suap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved