Kemenkes Tegaskan Covid-19 Varian Lambda Belum Masuk Indonesia

Senin, 28 Juni 2021 - 19:03 WIB
loading...
Kemenkes Tegaskan Covid-19...
Juru Bicara Kemenkes Kemenkes Siti Nadia Tarmizi memastikan virus Covid-19 varian Lambda yang berasal dari Amerika Selatan, belum masuk ke Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan virus Covid-19 varian Lambda yang berasal dari Amerika Selatan, belum masuk ke Indonesia. Virus Covid-19 varian Lambda ini kini telah teridentifikasi di 29 negara di dunia dan terutama di Amerika Selatan.

“Belum masuk Indonesia ya sampai saat ini,” tegas Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan yang diterima, Senin (28/6/2021). Baca juga: Jokowi Targetkan 2 Juta Vaksinasi Per Hari di Bulan Agustus

Saat ini, World Health Organization (WHO) telah memasukkan virus Covid-19 varian baru bernama varian Lambda sebagai varian of concern atau varian yang harus menjadi perhatian global. Sementara itu, menurut keterangan WHO, varian Lambda pertama kalinya teridentifikasi di Peru. Bahkan, sejak April 2021 sebanyak 81% kasus Covid-19 merupakan dari varian Lambda ini. Baca juga: Satgas COVID-19: Di Ruangan Tertutup Sebaiknya Menggunakan Masker Dobel

Kemudian, di Chile juga dilaporkan bahwa varian Lambda terdeteksi pada 32% dari semua sekuens virus yang dikirimkan dalam 60 hari terakhir, dan hanya dikalahkan oleh varian Gamma yang pertama kali diidentifikasi di Brasil. Negara-negara lain seperti Argentina dan Ekuador juga telah melaporkan peningkatan prevalensi varian baru.

Diketahui, garis keturunan Lambda membawa mutasi yang dapat meningkatkan penularan atau memperkuat ketahanan virus terhadap antibodi, kata WHO dalam laporannya. Meskipun kini harus dibuktikan lebih lanjut dalam penelitian untuk memahami varian Lambda ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Rekomendasi
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved