Eko Patrio Elus Erick Thohir Jadi Capres, Pengamat Bilang Sulit

Senin, 28 Juni 2021 - 14:27 WIB
loading...
Eko Patrio Elus Erick...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang 'dielus-elus' politikus PAN Eko Patrio menjadi calon presiden (capres), paling maksimal menjadi calon wakil presiden (cawapres). Jabatan capres dinilai sulit diraih Erick.

"Paling maksimal juga ET maju sebagai cawapres. Itu kalau dia bisa membeli partai-partai politik dengan dukungan suara hingga 20%," ujar Ujang kepada SINDOnews, Senin (28/6/2021).

Menurut dia, kans Erick Thohir di Pilpres 2024 tergantung apakah menteri BUMN itu bisa atau tidak menaikkan elektabilitasnya. "Kalau bisa menaikkan elektabilitasnya mungkin bisa saja mau jadi cawapres. Untuk capres sulit. Tak akan laku," tuturnya.

Baca juga: PDIP Jatim Usulkan Puan Maharani Capres 2024, Keputusan di Tangan Megawati

Sebelumnya, Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) menyebut Erick Thohir mampu memecah kebuntuan mengenai calon presiden (capres) yang lagi-itu lagi. Ujang menilai, PAN akan mencari capres atau cawapres yang bisa mendanai PAN untuk bisa bersaing dalam Pemilu 2024.

Baca juga: Eko Patrio: Erick Thohir Pemecah Kebuntuan Capres Yang Itu-Itu Saja

"Soal nyindir Prabowo atau tidak, kebersamaan mereka (PAN dan Prabowo, red) kan telah usai ketika Prabowo kalah di pilpres. PAN tak mau mengekor pada Prabowo terus. Makanya ingin berjuang sendiri untuk bisa mengusung capres atau cawapres yang menguntungkannya," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Pembentukan DSI Dinilai...
Pembentukan DSI Dinilai Langkah Revolusioner Prabowo
Usulan KPK soal Capres-Cawapres...
Usulan KPK soal Capres-Cawapres dari Kader Partai Dinilai Keliru
Usulan KPK soal Bakal...
Usulan KPK soal Bakal Capres-Cawapres dari Kader Partai Tidak Mudah
Lili Romli Nilai Buku...
Lili Romli Nilai Buku Ilmu Politik Boni Hargens Layak Jadi Referensi
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Menpora Erick Lantik...
Menpora Erick Lantik Pejabat Tinggi Kemenpora, Rotasi Jabatan Bentuk Komitmen Transformasi
Rekomendasi
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved