Saran Pengamat, Jokowi Harus Minta Seknas Jokpro 2024 Hentikan Kegiatan
Kamis, 24 Juni 2021 - 10:32 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, hal itu berbeda halnya dengan khalayak yang kurang dan tidak terdidik. Mereka kurang selektif dalam menerima pesan-pesan kontradiktif. Karena itu, peluang miscommunication akan sangat terbuka. Kelompok khalayak ini akan mudah tersulut emosinya bila menerima pesan-pesan yang tidak sesuai dengan pemikirannya. Apalagi, kalau mereka terus-menerus menerima pesan yang menyudutkan idolanya.
"Fanatisme berlebihan mereka dikhawatirkan akan mengemuka. Potensi ini akan dapat berlanjut pada konflik, atau setidaknya benturan dengan pihak-pihak yang berseberangan dengannya," ujarnya.
Bahayanya, kata Jamil, jumlah kelompok ini paling besar di Tanah Air. "Karena itu, ada kekhawatiran kalau dua seknas itu nantinya intens berkampanye, peluang konflik sosial akan terjadi," kata Jamil.
Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menyarankan, sebelum hal itu terjadi, sebaiknya Jokowi merespons kehadiran Jokpro 2024 yang digagas Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari. "Jokowi cukup bilang, saya tidak akan maju untuk presiden tiga periode. Karena itu, saya minta semua kegiatan Seknas Jokpro 2024 dihentikan," sarannya.
Dengan demikian, kata Jamil, sikap Jokowi itu diharapkan dapat menghentikan pertarungan dua kelompok tersebut. Sehingga, semua energi dan pikiran akan dapat dialihkan untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan perekonomian yang amburadul. "Masalahnya, apakah Jokowi mau menyatakan hal itu kepada Seknas Jokpro 2024?" tandas Jamil.
"Fanatisme berlebihan mereka dikhawatirkan akan mengemuka. Potensi ini akan dapat berlanjut pada konflik, atau setidaknya benturan dengan pihak-pihak yang berseberangan dengannya," ujarnya.
Bahayanya, kata Jamil, jumlah kelompok ini paling besar di Tanah Air. "Karena itu, ada kekhawatiran kalau dua seknas itu nantinya intens berkampanye, peluang konflik sosial akan terjadi," kata Jamil.
Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menyarankan, sebelum hal itu terjadi, sebaiknya Jokowi merespons kehadiran Jokpro 2024 yang digagas Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari. "Jokowi cukup bilang, saya tidak akan maju untuk presiden tiga periode. Karena itu, saya minta semua kegiatan Seknas Jokpro 2024 dihentikan," sarannya.
Dengan demikian, kata Jamil, sikap Jokowi itu diharapkan dapat menghentikan pertarungan dua kelompok tersebut. Sehingga, semua energi dan pikiran akan dapat dialihkan untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan perekonomian yang amburadul. "Masalahnya, apakah Jokowi mau menyatakan hal itu kepada Seknas Jokpro 2024?" tandas Jamil.
(zik)
Lihat Juga :