Terbitkan Buku, Dubes Yuddy Ungkap Peran Diplomasi di Kancah Dunia
Rabu, 23 Juni 2021 - 03:39 WIB
loading...
Hal ini dikatakan Yuddy Chrisnandi dalam diskusi Memperkuat Daya Tawar Diplomasi untuk Dunia yang Damai dan Sejahtera, yang digelar seiring peluncuran buku. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Diplomasi adalah salah satu sarana menuju dunia yang damai dan sejahtera. Hal ini dikatakan Yuddy Chrisnandi dalam diskusi 'Memperkuat Daya Tawar Diplomasi untuk Dunia yang Damai dan Sejahtera', yang digelar seiring peluncuran buku 'Perjalanan Tahun Keempat Dubes RI di Kyiv: Prof Dr. Yuddy Chrisnandi.
Diskusi ini digelar secara daring oleh KBRI Kyiv, pada Senin sore, 21 Juni 2021, tersebut dihadiri 80-an peserta dari Ukraina dan Indonesia. Acara peluncuran buku dan diskusi tersebut melibatkan narasumber dari berbagai kalangan, termasuk para tokoh nasional.
Baca juga: Perkuat Silaturahmi, Dubes Yuddy Chrisnandi Safari Idul Fitri di Ukraina
Terlihat Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam Azis Syamsudin, anggota Wantimpres RI Irjen Pol Purn Sidharto Danusubroto, Dubes LBBP RI untuk Selandia Baru merangkap Samoa dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya, Rektor IPB/Ketua Forum Rektor Indonesia Prof Arief Satria, Rektor Universitas Nasional Bermawi El Amry, Dekan FISIP Universitas Padjadjaran Widya Setiabudhi, Prof Maswadi Rauf (UI/Unas), Prof Obsatar Si Naga, Prof Ibnu Hamad (UI) dan sebagainya.
Selain para narasumber, sejumlah peserta yang hadir juga merupakan tokoh-tokoh penting nasional dari berbagai kalangan, termasuk para akademisi senior, pengusaha dan tokoh- tokoh politik nasional.
Dubes Yuddy Chrisnandi dalam presentasinya menyatakan, menulis merupakan kebiasaannya sebelum menjadi duta besar. Karena itu buku kali ini merupakan bukunya yang ke-8, yang ditulisnya di tahun keempat sebagai dubes. Ia mengatakan, buku tersebut merupakan catatan-catatan kerja yang ditulisnya sebagai legacy yang akan bermanfaat bagi kegiatan diplomasi, khususnya bagi diplomat baru yang bertugas di Ukraina.
Para narasumber yang ikut berbicara mengungkapkan rasa terkesan mereka, serta mengapresiasi apa yang dilakukan Dubes Yuddy akan membawa manfaat yang nyata bagi kepentingan RI. Para narasumber juga mengapresiasi kemampuan Yuddy sebagai dubes dalam menciptakan peluang-peluang yang mampu mengangkat kepentingan RI di arena global, khususnya di Ukraina, serta produktivitas Dubes RI di Kyiv itu dalam menulis buku di tengah-tengah kesibukannya.
Diskusi ini digelar secara daring oleh KBRI Kyiv, pada Senin sore, 21 Juni 2021, tersebut dihadiri 80-an peserta dari Ukraina dan Indonesia. Acara peluncuran buku dan diskusi tersebut melibatkan narasumber dari berbagai kalangan, termasuk para tokoh nasional.
Baca juga: Perkuat Silaturahmi, Dubes Yuddy Chrisnandi Safari Idul Fitri di Ukraina
Terlihat Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam Azis Syamsudin, anggota Wantimpres RI Irjen Pol Purn Sidharto Danusubroto, Dubes LBBP RI untuk Selandia Baru merangkap Samoa dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya, Rektor IPB/Ketua Forum Rektor Indonesia Prof Arief Satria, Rektor Universitas Nasional Bermawi El Amry, Dekan FISIP Universitas Padjadjaran Widya Setiabudhi, Prof Maswadi Rauf (UI/Unas), Prof Obsatar Si Naga, Prof Ibnu Hamad (UI) dan sebagainya.
Selain para narasumber, sejumlah peserta yang hadir juga merupakan tokoh-tokoh penting nasional dari berbagai kalangan, termasuk para akademisi senior, pengusaha dan tokoh- tokoh politik nasional.
Dubes Yuddy Chrisnandi dalam presentasinya menyatakan, menulis merupakan kebiasaannya sebelum menjadi duta besar. Karena itu buku kali ini merupakan bukunya yang ke-8, yang ditulisnya di tahun keempat sebagai dubes. Ia mengatakan, buku tersebut merupakan catatan-catatan kerja yang ditulisnya sebagai legacy yang akan bermanfaat bagi kegiatan diplomasi, khususnya bagi diplomat baru yang bertugas di Ukraina.
Para narasumber yang ikut berbicara mengungkapkan rasa terkesan mereka, serta mengapresiasi apa yang dilakukan Dubes Yuddy akan membawa manfaat yang nyata bagi kepentingan RI. Para narasumber juga mengapresiasi kemampuan Yuddy sebagai dubes dalam menciptakan peluang-peluang yang mampu mengangkat kepentingan RI di arena global, khususnya di Ukraina, serta produktivitas Dubes RI di Kyiv itu dalam menulis buku di tengah-tengah kesibukannya.
Lihat Juga :