Paka Hukum: TWK KPK Bukan Soal Ide Siapa, Tapi Amanat UU

Senin, 21 Juni 2021 - 15:41 WIB
loading...
Paka Hukum: TWK KPK...
Pakar hukum tata negara Margarito Kamis mengatakan, TWK KPK merupakan amanat undang-undang. Dengan demikian KPK tidak perlu menanggapi pernyataan miring mengenai TWK tersebut. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tes wawasan kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan amanat undang-undang (UU). Dengan demikian KPK tidak perlu menanggapi pernyataan miring mengenai TWK tersebut.

Pakar hukum tata negara Margarito Kamis mendukung sikap diam Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron terkait pertanyaan siapa yang mengeluarkan ide untuk TWK. "Tidak usah ditanggapi. Yang paling penting, yang paling pokok adalah bukan soal ide siapa yang melakukan itu Menurut saya sikap Gufron itu betul. Itu kan amanat UU,” kata Margarito kepada wartawan, Senin (21/6/2021). Baca juga: Fahri Hamzah kepada Jaksa KPK: Hentikan Sandiwara, Corona Lagi Marah!

Margarito menerangkan lolos dan tidaknya seorang pegawai dalam TWK adalah hal yang wajar. Yang terpenting adalah KPK melakukan TWK sudah sesuai dengan aturan hukum. TWK merupakan teknis aparatur negara dalam mengimplementasikan undang undang. Saat ini KPK harus fokus dalam penindakan korupsi dan mengabaikan hal-hal yang membuat gaduh publik.

"Orang yang tes kan ada yg lulus dan tidak lulus. Itu standar saja. Di mana-mana orang tes pasti ada yang lulus dan tidak lulus. Kalau tidak lulus tidak boleh? Enggak bisa kan. Jadi KPK tidak usah pusing dengan semua hal yang sedang terjadi sekarang ini. Yang perlu KPK lakukan sekarang adalah fokus pada tindak penegakan hukum itu yang perlu dilakukan KPK,” jelasnya.

Margartio menyarankan kepada Firli Bahuri Cs fokus saja pada pemberantasan korupsi. Mengenai 75 pegawai yang tidak lolos TWK KPK sebaiknya menempuh jalur PTUN.

"Saya sarankan buat Firli Bahuri dan kawan-kawan kesampingkan saja hal-hal yang sedang berkembang ini. Ajak mereka bertempur di pengadilan. Firli dan kawan-kawan hanya perlu fokus pada pemberantasan korupsi. Selebihnya nggak perlu,” tandasnya.

Diketahui, pada Kamis (17/6/2021) Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mewakili para pimpinan lembaga KPK mendatangi kantor Komnas HAM. KPK memandang kedatangan Ghufron ke Komnas HAM bisa menjelaskan sesuai dengan yang dibutuhkan Komnas HAM. Kedatangan Ghufron juga sebagai niat baik dari KPK sekaligus menjawab tudingan miring dari 75 pegawai lembaga antirasuah yang tak lolos TWK.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi BP2TD Mempawah Dilimpahkan ke Polri, CBA: Percepat Penanganan
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Menhut terkait Penerimaan Pelepasan HPT Bupati Kuansing
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Rekomendasi
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
Ronaldo Buntu, Portugal...
Ronaldo Buntu, Portugal vs Kroasia Tanpa Gol di Babak Pertama
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Operasional Haji 2026...
Operasional Haji 2026 Selesai, Menhaj: Seluruh Jemaah Sudah Kembali ke Tanah Air
Imparsial Minta Polisi...
Imparsial Minta Polisi dan Komnas HAM Ikut Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
1 Polisi Gugur dan 2...
1 Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Residivis Narkoba, Bareskrim Buru Bandar
Brigjen Pol LMI Jadi...
Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Pengamat Apresiasi Sikap Tegas Polri
Mendorong Kebijakan...
Mendorong Kebijakan Energi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Kesejahteraan
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Infografis
Lembaga Bantuan Hukum...
Lembaga Bantuan Hukum Muhammadiyah Siap Advokasi 75 Pegawai KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved