Satgas Sebut Kenaikan Kasus COVID-19 Akibat Mobilitas saat Libur Panjang

loading...
Satgas Sebut Kenaikan Kasus COVID-19 Akibat Mobilitas saat Libur Panjang
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, angka kenaikan kasus positif COVID-19 pada Juni 2021 karena mobilitas tinggi masyarakat saat libur panjang pada Mei 2021. Foto/Ist
JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 , Prof Wiku Adisasmito mengatakan, angka kenaikan kasus positif COVID-19 di berbagai wilayah di Indonesia khususnya Pulau Jawa pada Juni 2021 karena mobilitas tinggi masyarakat saat libur panjang Idul Fitri pada Mei 2021.

"Penyebab meningkatnya angka penularan COVID-19 sudah jelas karena mobilitas penduduk dan kerumunan terkait libur panjang Idul Fitri 2021," ujar Wiku Adisasmito, Kamis (17/6/2021). (Baca juga; Covid-19 Melonjak, Zulhas Usul Lockdown Akhir Pekan )

Dia mengatakan pola kenaikan kasus positif COVID-19 ini sama seperti kejadian Idul Fitri tahun lalu. (Baca juga; 1.200 Orang Ikuti Vaksinasi COVID-19 di Rumah Sakit Kodam Jaya Setiap Hari )

"Sejak awal Februari sampai pertengahan Mei 2021 angka kasus COVID-19 cenderung menurun. BOR rumah sakit rata-rata hanya 30%. Kenaikan sudah sesuai prediksi setelah libur panjang," jelas Wiku Adisasmito.



Berikut ini 5 Provinsi dengan kenaikan signifikan pasca libur panjang Idul Fitri 2020:
1. Jawa Tengah naik 758% (95 vs 816)
2. Bali naik 408% (72 vs 366)
3. Sulawesi Selatan naik 314% (242 vs 1.004)
4. Jawa Timur naik 66,67 % (1.164 vs 1.940)
5. DKI Jakarta naik 58% (718 vs 1.137)

Sedangkan 5 Provinsi dengan kenaikan signifikan pasca libur panjang Idul Fitri 2021:
1. Jawa Tengah naik 281,59% (2.739 vs 10,452)
2. DKI Jakarta naik 263,26 % (3.561 vs 12.936)
3. DIY naik 172,03% (944 vs 2.568)
4. Jawa Timur naik 102,74% (1.348 vs )
5. Jawa Barat naik 58,75 % (5.782 vs )
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top