Pelaku Teror Pemasok Bahan Peledak Ditangkap, Akademisi SKSG UI Berikan 5 Catatan Kritis

Kamis, 17 Juni 2021 - 19:54 WIB
loading...
Pelaku Teror Pemasok...
Ketua Pusat Studi Kajian Terorisme, SKSG UI, M Sauqillah mengatakan setidaknya ada lima faktor yang menyebabkan bahan begitu mudah diakses melalui ritel di marketplace maupun toko kimia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Densus 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap seorang terduga pelaku teror yang memiliki peran memasok bahan kimia yang berpotensi dijadikan peledak di Bogor, Jawa Barat.

Ketua Pusat Studi Kajian Terorisme, SKSG UI, M Sauqillah mengatakan setidaknya ada lima faktor yang menyebabkan bahan begitu mudah diakses melalui ritel di marketplace maupun toko kimia. Baca juga: Kapolri: Densus 88 Tangkap 217 Terduga Teroris dari Januari-Mei 2021

Pertama, belum adanya regulasi yang mengatur bagaimana perizinan, distribusi dan pengawasan bahan kimia dan pupuk yang berpotensi digunakan sebagai bahan peledak. Kedua, sinergitas kementerian/lembaga di ranah kesiapsiagaan nasional untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan bahan kimia dan pupuk.

"Ketiga, penggunaan teknologi cyber untuk mendeteksi potensi ancaman aksi terorisme, dimana dalam kasus kali ini, pelaku dengan mudah mengunggah tutorial yang sangat sensitif," ujar Sauqillah di Jakarta, Kamis (17/06/2021) malam.

Menurut Sauqillah, faktor yang tidak kalah penting adalah ideologi. "Pemahaman Salafi-Jihadi berpaham takfiri menjadi energi dan motivasi melakukan atau membantu sekaligus menyediakan sarana aksi terorisme," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Brigjen Pol dan 1...
2 Brigjen Pol dan 1 Kombes Pol Dapat Penugasan di Densus 88 Antiteror dalam Mutasi Polri Terbaru
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Kasus Penyiraman Air...
Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Prabowo: Ini Terorisme, Tindakan Biadab Harus Diusut
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Rekomendasi
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved