Konvensi Capres Ide Baik bagi Demokratisasi, tapi Bisa Bikin Mandek Kaderisasi di Parpol

Kamis, 17 Juni 2021 - 17:20 WIB
loading...
Konvensi Capres Ide...
Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam menilai konvensi calon presiden (capres) jelang Pilpres 2024 yang digelar partai politik ( parpol ) memiliki plus dan minus.

Positifnya atau plusnya, kata dia, merupakan ide baik bagi demokratisasi. "Karena membuka ruang dan kesempatan kepada semua warga Indonesia untuk jadi pemimpin dengan adu gagasan dan prestasi," ujar Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Kamis (17/6/2021).

Sedangkan sisi minusnya, menurut dia, kaderisasi kepemimpinan di suatu partai politik yang menggelar konvensi capres itu bisa mandek. Karena, kata dia, bisa jadi yang kompeten atau pemenang konvensi capres itu dari luar partai politik yang menggelar konvensi tersebut.

Baca juga: PKB Sebut Konvensi Capres Bisa Jadi Isapan Jempol Belaka

"Soal menarik atau tidak tentu bergantung cara mengemas konvensi tersebut, jika misalnya bisa melibatkan publik seluas-luasnya tentu akan menarik dan akan menjadi perhatian publik," pungkasnya.

Diketahui, Partai NasDem sedang mencari figur calon kandidat Pilpres 2024 melalui konvensi capres . Namun, ketua umum sebuah partai politik dilarang menjadi peserta konvensi capres tersebut.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usulan KPK soal Capres-Cawapres...
Usulan KPK soal Capres-Cawapres dari Kader Partai Dinilai Keliru
PDIP Tolak Revisi UU...
PDIP Tolak Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Parpol
Lewat Forum IQRO, PKS...
Lewat Forum IQRO, PKS Perkuat Peran Solutif Hadapi Krisis Energi
SK Pengurus Partai Ummat...
SK Pengurus Partai Ummat Tak Kunjung Disahkan, Aznur Syamsu Imbau Kader Tak Terprovokasi
Kuasa Hukum DPP PPP:...
Kuasa Hukum DPP PPP: Jawaban Tergugat Diterima Hakim, Gugatan Balik atas Perkara Maluku Diajukan
KPK Sebut Rekomendasi...
KPK Sebut Rekomendasi Tata Kelola Parpol Sudah Dilaporkan ke Prabowo dan Puan
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
10 Tahun Tanpa Kantor,...
10 Tahun Tanpa Kantor, Kini PPP Bengkulu Tengah Siap Tancap Gas
PSI Banten Fokus Percepat...
PSI Banten Fokus Percepat Pembentukan Ranting
Rekomendasi
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Berita Terkini
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved