Anak-anak Muda Jogja Mengembangkan Media Sosial Berbasis Perpustakaan Online

Rabu, 16 Juni 2021 - 19:04 WIB
loading...
Anak-anak Muda Jogja...
Sejumlah pemuda asal Jogjakarta mengembangkan media sosial berbasis perpustakaan online untuk menghadirkan kesetaraan akses terhadap buku bagi seluruh rakyat Indonesia. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Sejumlah pemuda asal Jogjakarta mengembangkan media sosial berbasis perpustakaan online untuk menghadirkan kesetaraan akses terhadap buku bagi seluruh rakyat Indonesia. Aplikasi digital ini mulai diimplementasikan pertama di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Chief Operating Officer (COO) Troya Digital, Yodan Tunggal Pranata mengatakan aplikasi ini dinamai Troya Academic Platform (TAP). Platform akademik ini menggabungkan fungsi dari sistem informasi akademik, perpustakan online, dan media sosial sekolah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan akademik. Baca juga: Permintaan Khusus Erick Thohir: Pemimpin Senior BUMN Diminta Legowo Digeser Anak-anak Muda

Dia menjelaskan platform ini ditujukan pada instansi pendidikan. Tujuannya, untuk membantu interaksi dan interkoneksi antar beberapa pihak. Seperti, peserta didik, tenaga pendidik dan orangtua murid.

"Jadi aplikasi ini bisa menghadirkan report secara real time kepada orangtua mengenai kegiatan sekolah atau perkuliahan anaknya," ujar Yodan di Jogjakarta, Rabu (16/6/2021).

Menurutnya, Troya Digital berkomitmen besar menghadirkan solusi di tengah ketidakpastian pandemi COVID-19. Dia berharap TAP mampu menghadirkan kesetaraan akses terhadap buku bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Melalui TAP kami ingin memberikan dampak serius utamanya bagi para siswa dan mahasiswa untuk menikmati lebih lagi manfaat buku. Kami menggunakan cara yang berbeda untuk mengajak penguna TAP membaca dengan bahagia," tuturnya.

Dia melanjutkan TAP mengkurasi buku sebanyak mungkin untuk memberikan wawasan sebanyak mungkin. Hal ini akan interkoneksi dalam skema yang social engineering dengan memperpadukan semua stakeholder yaitu akademisi sekolah/universitas, guru dan siswa/mahasiswa yang aktif menjalankan aktivitas akademis maupun non-akademis, serta guru, siswa/mahasiswa dengan orang tua/wali.

"Harapan kami dengan TAP indeks membaca negara kita dapat naik signifikan dalam 5 tahun ke depan," ungkapnya.

“TAP adalah mimpi para tim di Troya Digital untuk membantu negeri meningkatkan level diri. TAP adalah ruang kebahagiaan untuk melihat dunia. TAP adalah salah satu daya dorong untuk menuju Indonesia lebih baik di tengah dunia yang high technology based sekarang, nanti, dan masa depan,” harapnya.

Yodan mengungkapkan platform ini tengah menjalani pre-implementasi pertama kali di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. "Kami bersyukur platform ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan," katanya.

Sebagai informasi, PT Troya Digital Mesail adalah sebuah start up, penggagas pertama kali di Indonesia, tentang social engineering agency. Start-up yang digagas oleh anak-anak muda Jogja fokus pada bidang pendidikan. Ke depannya, PT Troya Digital Mesail akan mengembangkan marketing digital yang high performing computing based, pembangunan sumber daya manusia yang Big Data Based dan Artificial Intelligence (AI) based, serta menjawab tantangan sosial yang men-digital namun tetap humanis. Baca juga: Jubir Prabowo Ternyata Salut dengan Maudy Ayunda: Pantas Jadi Teladan Anak Muda

Karya pertama Troya Digital yaitu Troya Academic Platform (TAP) adalah sebuah platform akademik terlengkap yang akan menggabungkan fungsi dari sistem informasi akademik, perpustakan online, dan media sosial sekolah yang mampu membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan akademik.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Rekomendasi
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved