Bakal Buka Akses Jalan, TNI Wujudkan Harapan Warga Perbatasan
Rabu, 16 Juni 2021 - 00:25 WIB
loading...
A
A
A
Adapun penerangan listrik di Desa Binusan Dalam saat ini berupa bantuan listrik tenaga surya dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Itupun tidak bertahan lama dan tidak bisa terlalu diharapkan. Baca juga: Wisma Atlet Penuh, Letkol TNI Ini Minta Anies Kendalikan Mobilisasi Orang di Jakarta
Senada dengan hal tersebut, Kabupaten Nunukan dengan jumlah penduduk sebesar hampir 200.000 jiwa, kini masih berjibaku dengan program percepatan pembangunan serta sarana dan prasarana wilayah.
Hal inilah yang juga tak luput dari perhatian program TMMD 111 tahun 2021 yang kali ini mempriotaskan pembangunan pada pengadaan infrastruktur terutama di daerah yang bahkan hingga kini masih belum teraliri listrik.
Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto, selaku Dansatgas TMMD ke 111 menyampaikan kondisi Desa tersebut masih harus banyak mendapatkan perhatian.
“Seperti kita ketahui bersama, di Desa Binusan Dalam masih banyak yang harus dibangun. Seperti akses jalan yang sangat penting bagi warga Desa tersebut. Di dalam juga warganya bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun. Untuk membawa hasil panen, tentu menjadi hambatan yang berarti untuk warga tersebut,” ujar Letkol Czi Eko Pur Indriyanto dalam keterangannya, Selasa 15 Juni 2012.
Senada dengan hal tersebut, Kabupaten Nunukan dengan jumlah penduduk sebesar hampir 200.000 jiwa, kini masih berjibaku dengan program percepatan pembangunan serta sarana dan prasarana wilayah.
Hal inilah yang juga tak luput dari perhatian program TMMD 111 tahun 2021 yang kali ini mempriotaskan pembangunan pada pengadaan infrastruktur terutama di daerah yang bahkan hingga kini masih belum teraliri listrik.
Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto, selaku Dansatgas TMMD ke 111 menyampaikan kondisi Desa tersebut masih harus banyak mendapatkan perhatian.
“Seperti kita ketahui bersama, di Desa Binusan Dalam masih banyak yang harus dibangun. Seperti akses jalan yang sangat penting bagi warga Desa tersebut. Di dalam juga warganya bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun. Untuk membawa hasil panen, tentu menjadi hambatan yang berarti untuk warga tersebut,” ujar Letkol Czi Eko Pur Indriyanto dalam keterangannya, Selasa 15 Juni 2012.
Lihat Juga :