Kasus Positif COVID-19 di Lapas Melonjak, DPR Minta Napi Segera Divaksinasi

Selasa, 15 Juni 2021 - 21:20 WIB
loading...
Kasus Positif COVID-19...
Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni meminta kepada Kemenkumham agar meningkatkan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan Lapas. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lonjakan kasus positif COVID-19 ternyata tidak hanya terjadi pada klaster keluarga maupun libur Lebaran, tapi juga terjadi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) . Seperti misalnya Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta yakni, Pakem, Sleman dan Yogyakarta. Pada Senin (14/6) kemarin, tercatat ada 275 warga binaan dan sipir yang sudah terkonfirmasi COVID-19.

Menanggapi temuan ini, Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni meminta kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) agar meningkatkan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan Lapas. Baca juga: Kasus Covid-19 Naik Lagi, Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Pertimbangkan Lockdown

Menurutnya, hal ini sangat penting mengingat kondisi lapas yang rata-rata over kapasitas sehingga di dalam lapas sendiri sulit untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak.

“Baru-baru ini, kita kembali mendengar adanya lonjakan kasus COVID-19 di dalam lapas. Hampir 300 orang dinyatakan postif COVID-19 di lapas Yogyakarta, dan tentu ini adalah jumlah yang cukup menghawatirkan. Belum lagi jika kita mengingat bahwa mayoritas lapas di Indonesia banyak yang overcrowded, hingga membuat jaga jarak sulit dilakukan,” ujar Sahroni kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Kemudian, Wakil Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR ini juga meminta kepada Kemenkumham untuk segera melakukan penyisiran terhadap para penderita COVID-19 di Lapas, demi menghindari penyebaran penyakit secara lebih luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
Pembahasan RUU Perampasan...
Pembahasan RUU Perampasan Aset Digeber, Legislator PDIP: Segera Kita Rampungkan
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Ketua Komisi III DPR...
Ketua Komisi III DPR Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgent
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
Kapoksi Komisi III Fraksi...
Kapoksi Komisi III Fraksi Gerindra Apresiasi BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Rekomendasi
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved