Pengakuan Jaksa Agung Copot Kajati dan Kajari yang Main Proyek

loading...
Pengakuan Jaksa Agung Copot Kajati dan Kajari yang Main Proyek
Jaksa Agung ST Burhanudin meminta Komisi III menginformasikan kepadanya bila mendengar atau mengetahui ada jaksa terlibat main proyek. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin telah memberikan sanksi tegas kepada anak buahnya yang ketahuan ikut bermain proyek. Sanksi tegas dimaksud berupa pencopotan.

Burhanuddin mencontohkan kasus di sejumlah daerah yang telah mendapatkan sanksi tegas tersebut. Misalnya, di Sumatera Barat (Sumbar) dan Papua Barat. dalam kasus ini, dia sudah mencopot anak buahnya.

"Jaksanya yang kerja sama main proyek, udah banyak Kajati udah saya tindak. Beberapa 2, kemungkinan ada satu lagi saya akan tindak lagi," kata Burhanuddin dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/6/2021).

Baca juga: Diduga Pencucian Uang, Komisi III Minta Jaksa Agung Usut Impor Emas Rp47,1 T



Tak hanya di level Kajati, Burhanuddin juga menegaskan bahwa dirinya juga mencopot di tingkat bawahnya yang kedapatan bermain proyek. Dia mengaku, setidaknya sudah ada 8 Kajari yang sudah dicopot.

"Ini adalah bukti bahwa kami serius. Jadi jaksa tidak lagi main-main ikut proyek, dan itu yang selalu ada setiap daerah, mohon maaf. Dan selalu saya katakan dengan teman-teman, saya tidak akan pernah untuk berpikir untuk tidak menindaknya," ujarnya menegaskan.

Baca juga: Keadilan Penanganan Kasus Habib Rizieq Dipertanyakan ke Jaksa Agung

Dia pun tetap meminta kepada anggota Komisi III DPR yang mendapat informasi soal adanya jaksa ikut bermain proyek untuk diadukan juga kepadanya. Burhanuddin memastikan akan memberikan tindakan tegas serupa.

"Berikan kami masukan-masukan jika ada jaksa yang masih melakukan itu. Karena jujur kami juga tidak bisa mengawasi secara penuh teman-teman saya di daerah," pungkasnya.
(muh)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top