Banyak Diam setelah Jadi Menhan, Prabowo Akui Hadapi Dilema

Minggu, 13 Juni 2021 - 10:39 WIB
loading...
Banyak Diam setelah...
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menjadi narasumber dalam podcast Deddy Corbuzier yang ditayangkan di chanel Youtube Deddy Corbuzier. Foto/tangkapan layar Youtube Deddy Corbuzier
A A A
JAKARTA - Prabowo Subianto mengungkapkan alasan sikapnya saat ini yang tidak banyak berbicara alias banyak diam setelah menjadi Menteri Pertahanan (Menhan). Prabowo mengakui menghadapi dilema.

Hal itu diakui Prabowo saat berbincang dengan Deddy Corbuzier dalam podcastnya yang diposting di chanel Youtubenya, Minggu (13/6/2021).

"Pertahanan hal yang menyangkut keselamatan negara, keselamatan bangsa. unsur pertahanan itu sebenarnya sangat rahasia," kata Prabowo.Baca juga: Kepada Deddy Corbuzier, Prabowo Blak-blakan Ungkap Alasan Mau Jadi Menteri Jokowi

Prabowo mengungkapkan unsur pertahanan sangat rahasia untuk menghindari ancaman dari negara lain. Sebab suatu negara pasti ada yang tidak suka dengan negara lain, sepeti sifat manusia yang menginginkan merebut sumber daya, merebut kekayaan untuk bertahan hidup.

"Ini adalah sifat manusia, bahwa manusia itu selalu akan merebut sumber daya, merebut kekayaan untuk survive hidup, bangsa-bangsa, suku-suku, kelompok, bangsa-bangsa ini pasti ingin merebut," kata Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini.

Dia menegaskan masalah pertahanan bersifat sensitif. Namun saat ini era demokrasi. Rakyat juga memiliki hak untuk mengetahui kondisi negaranya, masa depannya, keselamatannya. "Rakyat punya hak untuk tahu. Dilema, di satu pihak kita rahasia, di lain pihak rakyat ingin tahu," katanya.

Mantan Danjen Kopassus ini juga mengungkapkan alasan lain dirinya banyak diam, yakni adanya kelompok-kelompok, baik didorog ambisi pribadi dan kelompok yang tega mengorbankan kepentingan rakyat.Baca juga: Ini Dua Peluang Anies Baswedan Bisa Maju Pilpres 2024
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Republikorp-Barzan Holdings...
Republikorp-Barzan Holdings Kerja Sama Pertahanan mulai Senjata hingga Kapal Selam Mini
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Profil Dadan Hindayana...
Profil Dadan Hindayana yang Dicopot dari Jabatan Kepala BGN
Seskab Teddy soal Prabowo...
Seskab Teddy soal Prabowo Sering ke Luar Negeri: Dunia Sedang Krisis, Pemimpin Harus Bangun Hubungan
Teddy Sebut Biaya Perjalanan...
Teddy Sebut Biaya Perjalanan Luar Negeri yang Melebihi Anggaran Ditanggung Presiden Prabowo
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor
Reza Arap Resmi Jadi...
Reza Arap Resmi Jadi Owner Ultrasleep, Brand Milik Deddy Corbuzier
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Rekomendasi
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Mercedes-Benz Luncurkan...
Mercedes-Benz Luncurkan eActros Lowliner, Truk Logistik Jarak Jauh
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Berita Terkini
Breaking News: Noel...
Breaking News: Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Ini Respons Menteri Imipas Agus Andrianto
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Infografis
Pendidikan Dirgayuza...
Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved