KKI Gelar Pembinaan Praktik Kedokteran di Rumah Sakit TNI RW Mongisidi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 07:33 WIB
loading...
Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) melakukan pembinaan praktik kedokteran di Rumah Sakit TNI AD R.W. Mongisidi Sulawesi Utara.Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) melakukan pembinaan praktik kedokteran di Rumah Sakit TNI AD R.W. Mongisidi Sulawesi Utara.
Acara yang dipimpin langsung Wakil Ketua I KKI Laksda (Purn) Andriani ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 29 Tahun 20014 tentang Praktik Kedokteran (UUPK), salah satu tugas KKI adalah menjaga kualitas medis yang dilakukan oleh dokter dan dokter gigi sebagai upaya perlindungan kepada masyarakat penggunanya serta melakukan registrasi dokter dan dokter gigi. Baca juga: Ditjen Dikti-KKI Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan Dokter Indonesia
Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Divisi Pembinaan KK dan KKG, Devisi Registrasi KK dan KKG juga melakukan pembinaan praktik kedokteran dan interoperabilitas data Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik Dokter (SIP), Dokter Gigi di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara Debie K.R.Kalalo, bersama pemangku kepentingan lainnya antara lain Dinas PTM PTSP, IDI Wilayah dan Cabang, PDGI Wilayah dan Cabang, serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).
Selain itu, KKI juga melakukan pembinaan praktik kedokteran di Rumah Sakit TNI AL dr. Slamet Lantamal VIII di Kota Bitung yang disambut langsung oleh Karumkital Wahyu Slamet Lantamal VIII Letkol Laut (K) I Wayan Tapa Yasa. Sedangkan, di Bitung, KKI melakukan kerja sama interoperabilitas STR dan SIP dengan Wali Kota Bitung Maurits Mantiri. Baca juga: KKI-Kemendikbud Kerja Sama Peningkatan Mutu Pendidikan Kedokteran
Sementara itu, monitoring dan evaluasi di Program Studi Kedokteran Gigi (PSKG) Universitas Sam Ratulangi dimpimpin oleh Ketua Konsil Kodekteran Gigi Melanie Sadono, bersama Divisi Pendidikan. Dalam kesempatan ini diadakan diskusi tentang rencana pengembangan PSKG Unsrat , bersama Dekan Billy J. Keppel, Michael Leman dan Direktur RSGM PSKG Unsrat PS Anindhita.
“Konsil Kedokteran Indonesia dalam mewujudkan kualitas praktik kedokteran maupun kedokteran gigi senantiasa mengutamakan komunikasi, kolaborasi dan integritas yang dijabarkan kedalam renstra Konsil Kedokteran Indonesia melalui visi, misi dan nilai. Selain itu untuk peningkatan mutu dan profesionalisme dokter dan dokter gigi dalam menjalankan praktik kedokteran, maka harus mengikuti perkembangan dan isu yang terkait dalam pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Menurut dia, dalam menjalankan praktik kedokteran baik di fasyankes maupun praktik mandiri, setiap dokter dan dokter gigi harus mempunyai STR yang dikeluarkan oleh KKI dan SIP yang dikeluarkan oleh pemda setempat. Hal ini sangat penting karena untuk melindungi masyarakat.
Acara yang dipimpin langsung Wakil Ketua I KKI Laksda (Purn) Andriani ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 29 Tahun 20014 tentang Praktik Kedokteran (UUPK), salah satu tugas KKI adalah menjaga kualitas medis yang dilakukan oleh dokter dan dokter gigi sebagai upaya perlindungan kepada masyarakat penggunanya serta melakukan registrasi dokter dan dokter gigi. Baca juga: Ditjen Dikti-KKI Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan Dokter Indonesia
Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Divisi Pembinaan KK dan KKG, Devisi Registrasi KK dan KKG juga melakukan pembinaan praktik kedokteran dan interoperabilitas data Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik Dokter (SIP), Dokter Gigi di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara Debie K.R.Kalalo, bersama pemangku kepentingan lainnya antara lain Dinas PTM PTSP, IDI Wilayah dan Cabang, PDGI Wilayah dan Cabang, serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).
Selain itu, KKI juga melakukan pembinaan praktik kedokteran di Rumah Sakit TNI AL dr. Slamet Lantamal VIII di Kota Bitung yang disambut langsung oleh Karumkital Wahyu Slamet Lantamal VIII Letkol Laut (K) I Wayan Tapa Yasa. Sedangkan, di Bitung, KKI melakukan kerja sama interoperabilitas STR dan SIP dengan Wali Kota Bitung Maurits Mantiri. Baca juga: KKI-Kemendikbud Kerja Sama Peningkatan Mutu Pendidikan Kedokteran
Sementara itu, monitoring dan evaluasi di Program Studi Kedokteran Gigi (PSKG) Universitas Sam Ratulangi dimpimpin oleh Ketua Konsil Kodekteran Gigi Melanie Sadono, bersama Divisi Pendidikan. Dalam kesempatan ini diadakan diskusi tentang rencana pengembangan PSKG Unsrat , bersama Dekan Billy J. Keppel, Michael Leman dan Direktur RSGM PSKG Unsrat PS Anindhita.
“Konsil Kedokteran Indonesia dalam mewujudkan kualitas praktik kedokteran maupun kedokteran gigi senantiasa mengutamakan komunikasi, kolaborasi dan integritas yang dijabarkan kedalam renstra Konsil Kedokteran Indonesia melalui visi, misi dan nilai. Selain itu untuk peningkatan mutu dan profesionalisme dokter dan dokter gigi dalam menjalankan praktik kedokteran, maka harus mengikuti perkembangan dan isu yang terkait dalam pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Menurut dia, dalam menjalankan praktik kedokteran baik di fasyankes maupun praktik mandiri, setiap dokter dan dokter gigi harus mempunyai STR yang dikeluarkan oleh KKI dan SIP yang dikeluarkan oleh pemda setempat. Hal ini sangat penting karena untuk melindungi masyarakat.
Lihat Juga :